Detail Artikel

Bali Benoa Marina: Saat Denpasar Menanak Harapan dalam Kukusan Ekonomi Rakyat”

Bali Benoa Marina: Saat Denpasar Menanak Harapan dalam Kukusan Ekonomi Rakyat”

Oleh: Redaksi Warta Bali – dalam kolaborasi rasa bersama Pemerintah Kota Denpasar, Mataram Antara News & Warta Bali Online

Bali kembali menyalakan dapurnya—bukan untuk memasak ayam betutu atau lawar klungah, tapi untuk menanak harapan ekonomi melalui proyek strategis: Bali Benoa Marina. Peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung pada Kamis, 23 Mei 2025, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang menyebut proyek ini sebagai “kukusan besar” untuk mengangkat perekonomian masyarakat lokal.

“Kami harap Marina ini jadi kantong ekonomi masyarakat Bali. Tidak hanya indah, tapi memberi manfaat langsung kepada nelayan, UMKM, dan pelaku pariwisata lokal,” ujar Giri Prasta, sembari mengaduk semangat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat adat.


Marina: Bukan Sekadar Pelabuhan, Tapi Sajian Wisata Baru

Proyek Bali Benoa Marina ini diibaratkan seperti memasak megibung: semua elemen harus duduk melingkar, berbagi porsi, dan saling menghormati peran. Marina ini dirancang untuk menjadi simpul pariwisata laut kelas dunia, mengundang yacht, kapal pesiar, hingga pelancong mancanegara yang ingin merasakan Bali dari laut.

Jika pariwisata sebelumnya disajikan dalam bentuk nasi campur di darat, kini Marina ini menjadi semacam seafood platter ekonomi: menyatukan transportasi, kuliner bahari, budaya pesisir, dan pelestarian lingkungan.


Dukungan dari Pemerintah Kota Denpasar

Pemerintah Kota Denpasar menyambut proyek ini seperti menyambut hari raya Galungan—dengan keyakinan, persiapan, dan doa agar berdampak nyata. Walikota Denpasar menegaskan bahwa Denpasar sebagai ibu kota budaya dan ekonomi akan terus mengawal pembangunan ini agar tidak hanya indah di mata wisatawan, tapi juga gurih di rasa masyarakat lokal.


Kata Warta Bali & Antara NTB

Menurut laporan Warta Bali Online dan Mataram Antara News, proyek ini ditargetkan rampung dalam dua tahun dan menyerap ribuan tenaga kerja. Lebih dari sekadar destinasi baru, Benoa Marina diharapkan menjadi ikon baru ekonomi biru di Nusantara—bukan hanya tempat kapal bersandar, tapi tempat harapan rakyat berlabuh.


Penutup: Menanak Masa Depan di Dapur Bahari

Bali Benoa Marina bukan sekadar proyek beton, tapi resep baru dalam kuliner pembangunan berkelanjutan. Dengan rempah semangat, api kebersamaan, dan kukusan gotong royong, proyek ini siap disajikan untuk semua—dari pesisir Benoa hingga dapur UMKM di desa-desa.

Karena dalam pembangunan yang berjiwa Bali, kemajuan adalah lauk—dan rakyat adalah nasi utamanya.

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'