BIMTEK PM, KKA & PPK Region Bali: Awali dengan Semangat Kebersamaan, Teknologi, dan Karakter
BIMTEK PM, KKA & PPK Region Bali: Awali dengan Semangat Kebersamaan, Teknologi, dan Karakter
Hari ini, di Bali, berlangsung rangkaian kegiatan BIMTEK PM, KKA dan Penguatan Pendidikan Karakter yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah — sebagai bagian dari komitmen memperkuat kapasitas guru dan tenaga pendidik di lingkungan sekolah-sekolah Muhammadiyah.
Musik & Semangat Persatuan dari Siswa
Sebelum rangkaian resmi dimulai, suasana penuh keceriaan tercipta lewat hiburan dari para siswa SD Muhammadiyah. Dengan iringan tiga organ dan satu drum, mereka membawakan penampilan yang energik dan membangkitkan semangat kebersamaan. Sorotan utama adalah penampilan dari Nada Laras dari “SD 3 Muhammadiyah”, yang dengan penuh penghayatan membawakan lagu daerah Bali. Penampilan ini benar-benar memukau — sehingga dikabarkan Nada Laras akan mengikuti lomba di Sidoarjo bulan ini. Suasana hangat dan penuh kebanggaan ini menjadi pembuka yang sangat representatif untuk semangat “pendidikan, budaya, dan persyarikatan”.
Laporan Ketua Panitia: Realitas & Target Besar
Selanjutnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Dr. Sugito M. Pd. sebagai ketua panitia. Dalam laporannya, ia menyampaikan data terkini jumlah sekolah Muhammadiyah di Bali — menegaskan bahwa jaringan pendidikan kita di wilayah ini terus berkembang dan mencakup berbagai jenjang. Dr. Sugito juga menguraikan program besar kedepan: bukan hanya peningkatan kualitas pengajaran tradisional, melainkan upaya kesiapan menghadapi tantangan abad ke-21 melalui:
Implementasi pendekatan pembelajaran berbasis deep learning. Hal ini sejalan dengan arahan nasional untuk membangun proses pembelajaran yang mendalam, reflektif, dan bermakna.
Integrasi mata pelajaran serta kompetensi baru: koding dan kecerdasan artificial (AI) — sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi dengan literasi digital dan kompetensi masa depan.
Muhammadiyah Solo
Penguatan karakter dan pembentukan profil pelajar ideal: pemahaman agama-kemuhammadiyahan, integritas, kebermanfaatan, serta kecerdasan moral dan sosial — sesuai nilai persyarikatan dan tuntutan zaman.
Program ini dirancang tidak sebagai wacana semata, melainkan langkah nyata untuk menjawab tuntutan zaman digital, sekaligus menjaga jati diri pendidikan Muhammadiyah.
Keynote & Opening Speech: Pemantapan Arah dan Ideologi
Setelah laporan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari dua tokoh:
Sambutan utama oleh Dr. Didik Suhardi, Ph.D — Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah — yang memberikan arah kebijakan dan pentingnya komitmen bersama dalam transformasi pendidikan modern.
Sambutan pembukaan oleh Dr. Majid Wajdi S. Pd. M. Pd. yang menggantikan rencana awal. Dalam pidatonya, Dr. Majid menekankan bahwa transformasi pendidikan di Bali harus menyatu dengan karakter lokal: budaya Bali, nilai persyarikatan, dan kebutuhan global. Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi bukanlah tujuan akhir — tetapi sebagai sarana untuk meningkatkan manfaat bagi umat, bangsa, dan peradaban. Pembelajaran bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi pembentukan manusia berkarakter, beriman dan kompetitif.
Visi Bersama: Pendidikan Muhammadiyah untuk Masa Depan
Artikel ini ingin menegaskan: BIMTEK PM, KKA dan PPK bukan hanya pelatihan teknis atau administratif. Ini adalah deklarasi bersama — bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah di Bali siap menghadapi era penuh tantangan: digitalisasi, kecerdasan buatan, dan perubahan cepat sosial budaya.
Dengan semangat kebersamaan (terlihat dari penampilan musik siswa), komitmen intelektual, dan kecintaan terhadap nilai persyarikatan, kita melangkah bersama menuju pendidikan yang adaptif, bermutu, dan berkarakter. Semua ini untuk membentuk pelajar bukan hanya cerdas, tetapi juga sholeh, berintegritas, dan bermanfaat bagi umat. RAYD



