Detail Artikel

CIDES ICMI Orwil Bali: Bersama Membangun Umat, Mengukir Sejarah

CIDES ICMI Orwil Bali: Bersama Membangun Umat, Mengukir Sejarah

 

29 Januari 2025 | Coffee Mediasi

 

CIDES ICMI Orwil Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun umat melalui acara pembubaran panitia Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang berlangsung pada 29 Januari 2025 di Coffee Mediasi. Meski sempat tertunda, acara ini berlangsung hangat dan penuh semangat dengan dihadiri oleh para pengurus dan panitia inti.

 

Dibuka langsung oleh Direktur CIDES, Prof. Nurianto, acara ini menjadi ajang refleksi atas keberhasilan dan evaluasi kegiatan Rakerwil yang telah berlangsung pada 19 Januari 2025 di Yayasan Khalifa Nusantara, Jl. Gunung Talang. Momen ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai program strategis yang akan membawa CIDES Bali ke tingkat yang lebih tinggi di masa mendatang.

 

Empat Fokus Utama yang Dibahas

Hasil Notulen Rakerwil 19 Januari 2025

Notulen Rakerwil dijadikan acuan untuk menindaklanjuti program-program yang telah dirumuskan. Dalam kesempatan ini, Direktur CIDES memberikan apresiasi atas kerja keras panitia yang telah berkontribusi besar dalam menjadikan Rakerwil sebagai pijakan awal CIDES di Bali.

Pembuatan Buku Sejarah Masuknya Islam di Bali

Salah satu program unggulan CIDES adalah penyusunan buku sejarah masuknya Islam di Bali, dengan fokus awal pada sejarah Islam di Klungkung.

Komisi 2, di bawah pimpinan KH. Nurkhamid, bertugas menyusun kerangka buku dan melaporkan progres ke pusat dalam waktu 2,5 bulan. Buku ini diharapkan menjadi sumbangsih berharga bagi umat dan menjadi referensi penting tentang sejarah Islam di Bali.

Pendampingan Sertifikasi Halal

CIDES mengambil peran penting dalam program sertifikasi halal, bekerja sama dengan pelaku usaha lokal di Bali.

Ustadz Moh. Thoha ditunjuk sebagai koordinator program ini, dengan tugas:

Menyusun jadwal pelatihan.

Memastikan pemateri memiliki sertifikat kompetensi.

Membuat daftar peserta yang siap mengikuti program.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu pelaku usaha, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal di Bali.

 

Fasilitasi Lahirnya Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Bali

CIDES berinisiatif membentuk PGSI Wilayah Bali, mengingat provinsi ini belum memiliki struktur organisasi resmi untuk guru swasta.

H. Hud, mantan pengawas sekolah, ditunjuk sebagai koordinator. Fokus utama PGSI Bali adalah memperjuangkan hak-hak guru swasta agar mendapatkan kesejahteraan yang lebih layak.

 

Safari Ramadhan: CIDES untuk Umat

Program Safari Ramadhan menjadi agenda penting lainnya yang dibahas dalam pertemuan ini. Dengan konsep berpindah-pindah di berbagai wilayah Bali, Safari Ramadhan diharapkan mampu memperkuat hubungan antara CIDES dan masyarakat.

Koordinator kegiatan:

Dr. Fawaid dan Dr. Adrid.

Tim penggalangan dana:

Dr. Ervina, Bu Heni, Siti Aminah, dan ibu-ibu lainnya.

Safari Ramadhan bukan hanya soal silaturahmi, tetapi juga sarana untuk mengenalkan CIDES sebagai organisasi yang peduli pada umat dan masyarakat.

 

Kartu Anggota CIDES dan Laporan Keuangan

Dalam acara ini, desain modern kartu anggota CIDES juga dibahas. Kartu yang menyerupai kartu ATM atau kartu tol ini akan memuat data anggota dan informasi program yang dapat diakses dengan mudah. CIDES juga berencana mengumumkan kegiatan mereka melalui media nasional seperti Republika.

 

Sementara itu, Dr. Ervina, sebagai bendahara, melaporkan rincian anggaran Rakerwil:

 

Anggaran awal: Rp 10 juta.

Pengeluaran: Rp 4 juta.

Saldo: Rp 100 ribu.

Kekurangan dana sebesar Rp 960 ribu telah ditutup oleh Direktur CIDES sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini.

Dukungan untuk Calon Ketua PW NU Bali

CIDES turut memberikan dukungan kepada KH. Makhfud sebagai calon Ketua PW NU Bali. Dengan rekam jejak beliau di NU, dukungan ini diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah strategis NU di Bali.

 

Refleksi dan Penutup

Di penghujung acara, Dr. Fawaid menyampaikan kata-kata bijak dari Sayyidina Ali:

"Tidak ada yang sempurna. Setiap kegiatan pasti ada kekurangan, namun kekurangan itu adalah pelajaran untuk perbaikan."

 

Direktur CIDES menutup acara dengan penuh apresiasi:

 

“Rakerwil CIDES 2025 adalah langkah awal yang membanggakan. Meski ada kekurangan, kegiatan ini telah memberikan pijakan strategis untuk masa depan. Tahun 2025 harus menjadi momentum bagi CIDES untuk lepas landas, memberikan manfaat nyata bagi umat, dan terus bergerak untuk Indonesia. Terima kasih atas kerja keras semua pihak yang terlibat.”

 

Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi, CIDES Bali berkomitmen untuk terus berkarya bagi kesejahteraan umat.

 

CIDES ICMI Orwil Bali: Berkhidmat untuk Umat, Bergerak untuk Indonesia!

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'