Dalam Sosialisasi Ziswaf, Siswa Siswi SMK Muhammadiyah Denpasar Jadi EO
SUARA UMAT, 31 Oktober 2024 - Kegiatan Kajian Wakaf yang diselenggarakan di Mushola KH Ahmad Dahlan, Denpasar, tidak hanya menjadi ruang untuk menggali ilmu tentang wakaf tetapi juga menjadi ajang praktik nyata bagi siswa-siswa SMK Muhammadiyah Denpasar sebagai bagian dari tim organizing committee.
Dalam acara ini, mereka berperan sebagai event organizer yang bertanggung jawab mengelola seluruh persiapan teknis, mulai dari penataan lokasi hingga tata acara. Dengan demikian, siswa-siswa ini tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyelenggarakan sebuah acara profesional.
Para siswa dilibatkan dalam setiap aspek perencanaan dan pelaksanaan acara, di bawah pengawasan panitia yang membimbing mereka melalui setiap tahapan persiapan. Mereka bertugas memastikan mushola siap untuk kegiatan, mendekorasi tempat sesuai dengan tema keagamaan, serta menyusun layout kursi dan ruang yang nyaman bagi peserta. Mereka juga mengatur fasilitas pendukung, seperti WiFi, sound system, dan pencahayaan (lighting) yang mendukung suasana, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan baik.
Keterlibatan siswa dalam kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan manajemen acara dan memberikan mereka pengalaman langsung dalam mengelola sebuah acara yang terstruktur. “Dengan menjadi tim organizing committee di acara ini, para siswa belajar bagaimana mengatur waktu, bekerja sama, dan menyusun prioritas. Hal ini sangat penting agar mereka memiliki bekal keterampilan sebagai event organizer di masa depan,” ujar Ketua Panitia H. Imam Asrorie. Kehadiran siswa yang aktif dan penuh semangat ini berhasil menciptakan suasana profesional pada acara, dengan tata letak kursi yang rapi dan dekorasi sederhana namun elegan, memberikan nuansa yang lebih mendalam dan bermakna.
Sejumlah peserta mengapresiasi kinerja para siswa SMK Muhammadiyah, terutama dalam menghadirkan fasilitas yang mendukung kenyamanan selama kajian. Kehadiran WiFi membantu peserta yang ingin mengakses materi lebih lanjut secara digital, sementara sistem suara dan pencahayaan yang tertata dengan baik menambah kenyamanan dalam mengikuti sesi kajian hingga menjelang buka puasa.
Selain sebagai penyelenggara, siswa SMK Muhammadiyah juga menyiapkan konsumsi bagi peserta, yang terdiri dari takjil berupa donat dan risoles, serta hidangan utama berupa soto Betawi dan teh hangat. Dedikasi mereka dalam menyiapkan hidangan menunjukkan komitmen dan kedewasaan mereka dalam mengelola tanggung jawab.
Panitia berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan minat dan keterampilan wirausaha di kalangan siswa. Ketua ICMI Orwil Bali, Ir. Hj. Farida Hanum Ritonga, M.Si., menyatakan harapannya agar keterampilan praktis ini menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam kehidupan kerja nantinya. "Ini adalah pengalaman berharga yang tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga mengajarkan manajemen, kerja sama tim, dan pelayanan yang baik. Semoga ini menjadi bekal bagi mereka untuk sukses di masa depan," katanya.
Kegiatan yang sukses ini menunjukkan bahwa selain sebagai wadah ilmu dan dakwah, Kajian Wakaf juga berhasil memberikan dampak pendidikan praktis bagi generasi muda. Siswa-siswa SMK Muhammadiyah yang terlibat dalam kegiatan ini tidak hanya memetik ilmu tentang wakaf, tetapi juga mendapatkan pengalaman sebagai event organizer yang profesional, menambah nilai positif bagi diri mereka dan masyarakat.



