Detail Artikel

Dari Tartil hingga Target: Deretan Prestasi Siswa Bina Ihsan Mulia yang Menginspirasi

Dari Tartil hingga Target: Deretan Prestasi Siswa Bina Ihsan Mulia yang Menginspirasi

 

Oleh: Redaksi Tabloid Suara Umat

Badung, Bali — Lembaga Pendidikan Bina Ihsan Mulia kembali menegaskan eksistensinya sebagai kawah candradimuka generasi unggul. Tidak hanya mencetak siswa berprestasi di bidang akademik dan olahraga, lembaga ini juga melahirkan talenta-talenta muda dalam bidang keagamaan dan keterampilan khusus. Hal ini tergambar dalam sesi wawancara bersama sejumlah siswa berprestasi yang menunjukkan keberagaman capaian luar biasa.


Hafiz Muda, Juara Tartil Tingkat Provinsi

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Ananda Hafiz, siswa yang berhasil meraih Juara I lomba Tartil Al-Qur’an tingkat Provinsi. Prestasi ini menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam perjalanan spiritual dan intelektualnya.

Didampingi oleh guru pembimbing, Bunda Ria, Hafiz mengikuti perlombaan yang diselenggarakan di Masjid Muhammad, Bali. Dari ajang tersebut, ia berhasil membawa pulang piala, piagam penghargaan, serta apresiasi berupa dana pembinaan.

“Ini baru awal. Saya ingin lebih giat lagi dan terus mengikuti lomba ke depannya,” ujar Hafiz dengan penuh semangat.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mencerminkan keberhasilan pembinaan keagamaan di lingkungan Bina Ihsan Mulia.


Alesa: Menapaki Jalan Menjadi Qariah dan Hafizah

Di bidang yang sama, Ananda Alesa, siswi kelas IV, juga menunjukkan potensi luar biasa. Ia berhasil meraih Juara I dalam lomba keagamaan yang juga diselenggarakan di Masjid Muhammad, Bali.

Alesa mendapatkan bimbingan intensif dari Bunda Ria, serta memperkuat kemampuannya melalui pendidikan tambahan di lembaga Al-Qur’an setempat.

“Saya ingin menjadi qariah dan hafizah,” ungkap Alesa, menyampaikan cita-citanya yang mulia.

Dengan dukungan keluarga, guru, dan lingkungan belajar yang kondusif, Alesa menjadi representasi generasi Qur’ani yang tengah tumbuh dan berkembang.

“Terima kasih kepada sekolah dan guru yang telah membimbing dan memberi semangat,” tambahnya.


Nada: Presisi, Fokus, dan Prestasi di Dunia Menembak

Tak kalah menarik, Ananda Nada, juga dari kelas IV, menunjukkan prestasi di bidang yang berbeda: olahraga menembak. Di usia yang masih sangat muda, ia telah meraih juara tingkat kabupaten dalam cabang tersebut.

Menariknya, minat Nada terhadap menembak tumbuh dari kegiatan ekstrakurikuler yang difasilitasi oleh sekolah. Bina Ihsan Mulia memang menyediakan beragam pilihan kegiatan, mulai dari futsal, senam, robotik, hingga menembak.

“Untuk menembak, kita harus fokus. Tarik napas, tahan, lalu lepaskan saat menembak,” jelas Nada, menggambarkan teknik dasar yang ia kuasai.

Prestasi ini menunjukkan bahwa lembaga tidak hanya fokus pada aspek religius dan akademik, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan keterampilan non-konvensional yang tetap positif dan terarah.


Pendidikan Holistik: Kunci Keberhasilan

Keberagaman prestasi yang ditunjukkan oleh Hafiz, Alesa, dan Nada menjadi bukti bahwa Bina Ihsan Mulia menerapkan pendekatan pendidikan holistik—menggabungkan nilai keislaman, akademik, dan pengembangan minat bakat secara seimbang.

Dukungan dari guru, ketersediaan fasilitas, serta kebijakan yang mendorong eksplorasi potensi siswa menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul.


Ajakan untuk Masyarakat

Melalui capaian para siswanya, Bina Ihsan Mulia mengajak masyarakat untuk melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup.

“Mari bersama-sama membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan berprestasi.”


Dari lantunan ayat suci hingga ketepatan bidikan, dari mimbar masjid hingga arena kompetisi—Bina Ihsan Mulia terus melahirkan mutiara-mutiara bangsa yang siap menerangi masa depan Indonesia dengan ilmu, iman, dan prestasi.(RAHMA & AMBAR)

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'