“Dari ‘Tiba-Tiba’ Menjadi Nyata: Lantip Bali Tumbuh dengan Kualitas dan Semangat Tanpa Henti”
“Dari ‘Tiba-Tiba’ Menjadi Nyata: Lantip Bali Tumbuh dengan
Kualitas dan Semangat Tanpa Henti”
Gianyar — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-1 Lantipda Kabupaten Gianyar
yang berpadu dengan semangat
Hari Kartini, sambutan Ketua Lantip Provinsi Bali, L. Henk Kusumawardana,
menghadirkan refleksi tajam sekaligus apresiasi mendalam atas pertumbuhan
organisasi yang dinilai progresif dan inspiratif.
Dengan gaya
tutur yang ringan namun sarat makna, ia membuka dengan kesan spontan terhadap
perkembangan Lantipda Gianyar.
“Tiba-tiba
sudah ada panggung, tiba-tiba ada dekorasi, tiba-tiba ada kegiatan... banyak
hal yang ‘tiba-tiba’ terjadi dalam satu tahun ini,” ungkapnya.
Namun di
balik “tiba-tiba” tersebut, tersimpan kerja keras, dedikasi, dan semangat
kolektif yang tidak terlihat di permukaan. Ia menegaskan bahwa kemajuan Lantipda Gianyar bukanlah
kebetulan, melainkan hasil dari proses yang terencana dan dijalankan dengan
kesungguhan.
Lebih
lanjut, ia menyoroti pentingnya kualitas
dibanding kuantitas dalam membangun organisasi. Dengan
mencontohkan kondisi keanggotaan di tingkat provinsi, ia mengingatkan bahwa
jumlah besar tidak selalu sebanding dengan keaktifan.
“Sedikit
tapi berkualitas jauh lebih bermakna daripada banyak namun tidak aktif,” tegasnya.
Pernyataan
ini menjadi pengingat bahwa esensi
organisasi terletak pada partisipasi nyata, bukan sekadar angka.
Dalam
kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi keseriusan panitia dalam
mempersiapkan acara. Mulai dari gladi kotor hingga gladi bersih, semua
dijalankan dengan disiplin tinggi, mencerminkan profesionalisme yang semakin matang dalam tubuh Lantipda.
“Persiapan
yang dilakukan luar biasa, ini menunjukkan kesungguhan dalam membangun
organisasi yang solid,”
ujarnya.
Tak hanya
berbicara tentang capaian, Henk juga menyinggung arah masa depan organisasi. Ia
mengungkapkan bahwa Lantip
secara nasional tengah berproses menuju penataan struktur organisasi yang lebih
jelas, termasuk penguatan hubungan antara pusat, provinsi,
hingga kabupaten/kota.
“Diperlukan
kejelasan organisasi agar gerak kita semakin terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Selain itu,
ia turut menginformasikan rencana kegiatan nasional yang akan datang, yakni Lomba Ekspresi Lansia tingkat nasional
yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.
“Kami
mengundang seluruh anggota untuk berpartisipasi. Ini adalah ruang bagi lansia
untuk tampil, berekspresi, dan menunjukkan bahwa usia bukan batas untuk
berkarya,” ajaknya.
Menutup
sambutannya, ia menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar Lantipda Gianyar
terus berkembang sebagai organisasi yang aktif, inklusif, dan berdampak.
“Selamat
ulang tahun. Teruslah bertumbuh, menginspirasi, dan memberi makna,” pungkasnya.
Dalam
keseluruhan perhelatan ini, sambutan Ketua Lantip Provinsi Bali menjadi penegas
bahwa Lantip bukan sekadar
organisasi, melainkan gerakan hidup yang bertumpu pada semangat, kualitas, dan
kebersamaan.
Dari
yang tampak ‘tiba-tiba’, sesungguhnya lahir dari tekad yang terus menyala.(RAYD+AMBAR)



