Detail Artikel

# Drumband SD Muhammadiyah 3 Denpasar Curi Perhatian Wamen Dikdasmen

 

# Drumband SD Muhammadiyah 3 Denpasar Curi Perhatian Wamen Dikdasmen

 

**Denpasar** — Dentuman bass drum, hentakan snare yang ritmis, dan langkah-langkah kecil yang bergerak serempak memecah suasana sore di halaman SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Kamis (4/6/2026).

 

Sebelum dialog pendidikan dimulai, perhatian para tamu undangan terlebih dahulu tertuju kepada penampilan drumband siswa-siswi SD Muhammadiyah 3 Denpasar yang tampil menyambut kedatangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, **Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.**

 

Barisan siswa dengan seragam yang rapi memasuki arena penyambutan dengan penuh percaya diri. Di bawah komando para pelatih dan pembina, mereka menampilkan harmoni gerak dan musik yang memukau para hadirin.

 

**Penampilan itu menjadi pembuka yang berkesan dalam kunjungan Wamen ke salah satu sekolah Muhammadiyah unggulan di Bali tersebut.**

 

Bagi sebagian orang, drumband mungkin hanya dianggap sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Namun di SD Muhammadiyah 3 Denpasar, kegiatan tersebut telah menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter peserta didik.

 

Melalui latihan yang rutin, para siswa belajar tentang disiplin, kerja sama, kepemimpinan, konsentrasi, dan tanggung jawab. Setiap ketukan yang terdengar tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut kesabaran dan ketekunan.

 

Dalam dunia pendidikan modern, kegiatan seperti drumband memiliki nilai strategis karena mampu mengembangkan kemampuan sosial dan emosional peserta didik. Anak-anak tidak hanya diajarkan memainkan alat musik, tetapi juga belajar membangun kekompakan dan saling menghargai dalam sebuah tim. ([SD Bumimu Adiwerna][1])

 

Penampilan drumband sore itu juga menjadi gambaran wajah SD Muhammadiyah 3 Denpasar yang terus berkembang. Sekolah yang berdiri sejak tahun 2000 tersebut kini menjadi salah satu sekolah dasar swasta unggulan di Kota Denpasar dengan jumlah peserta didik lebih dari 800 siswa dan akreditasi A. ([Daftar Sekolah][2])

 

Tidak mengherankan jika suasana penyambutan terasa berbeda. Semangat para siswa mencerminkan kultur sekolah yang menempatkan pengembangan bakat dan karakter sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran akademik.

 

Banyak tamu yang tampak mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam mereka. Sementara para siswa tetap fokus menampilkan atraksi hingga rombongan Wakil Menteri memasuki lokasi kegiatan.

 

**Di balik dentuman drum dan gemerlap seragam, tersimpan pesan sederhana namun mendalam: pendidikan yang baik bukan hanya melahirkan anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang percaya diri, disiplin, dan mampu bekerja dalam kebersamaan.**

 

Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke SD Muhammadiyah 3 Denpasar akhirnya tidak hanya meninggalkan catatan tentang kebijakan pendidikan dan penguatan profesi guru. Lebih dari itu, kunjungan tersebut juga menghadirkan sebuah pemandangan yang menginspirasi: anak-anak yang tumbuh dengan semangat belajar, keberanian tampil, dan keyakinan bahwa masa depan mereka sedang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.

 

Dan sore itu, dentuman drumband kecil dari Monang Maning seolah menjadi irama optimisme pendidikan Indonesia yang terus bergerak maju.

  (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967


ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'