Estafet Kepemimpinan di Denpasar: Serah Terima Jabatan Kepala SMK Muhammadiyah Denpasar Masa Bakti 2025–2029
Estafet Kepemimpinan di Denpasar: Serah Terima Jabatan Kepala SMK Muhammadiyah Denpasar Masa Bakti 2025–2029
Denpasar, 28 September 2025 – Dalam suasana penuh khidmat yang menyatu dengan kesederhanaan Muhammadiyah, sebuah momen bersejarah kembali terukir di Jl. Batanta No. 80 Denpasar. Ahad siang yang teduh menjadi saksi peralihan amanah kepemimpinan di SMK Muhammadiyah Denpasar. Serah terima jabatan dari Tauhid Hidayat, M.Pd. kepada Dewa Made Edi Suprayitna menandai awal babak baru kepemimpinan masa bakti 2025–2029.
Acara dimulai tepat pukul 11.00 WITA, dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang meneduhkan ruang dan hati, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya serta Mars Muhammadiyah yang bergema penuh semangat. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Denpasar hadir memberikan sambutan, menekankan bahwa estafet kepemimpinan adalah sunnatullah—pergantian yang pasti, dengan harapan melahirkan energi baru yang tetap berpijak pada cita-cita luhur Muhammadiyah: menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Dalam pidato pamitnya, Tauhid Hidayat, M.Pd. menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan. Ia menuturkan, “Amanah ini telah saya jalankan dengan segala keterbatasan manusia, namun dengan niat pengabdian. Kini saatnya tongkat estafet saya serahkan kepada saudara Dewa Made Edi Suprayitna. Semoga beliau membawa SMK Muhammadiyah Denpasar ke arah yang lebih maju, lebih berdaya saing, dan tetap bernafaskan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.”
Sementara itu, dalam sambutan perdananya, kepala sekolah baru, Dewa Made Edi Suprayitna, S. Pd. dengan rendah hati mengucap Bismillahirrahmanirrahim sebelum menyampaikan tekadnya: membangun kolaborasi, memperkuat mutu pendidikan vokasi, dan menanamkan karakter Islami di tengah dinamika zaman.
Susunan Acara Penuh Makna
Acara serah terima berjalan dalam tata urutan yang rapi sebagaimana lazimnya tradisi Muhammadiyah:
Pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an
Menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah
Sambutan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Denpasar
Sambutan Kepala Sekolah lama
Sambutan Kepala Sekolah baru
Prosesi penandatanganan berita acara serah terima jabatan
Doa penutup
Momen kebersamaan ini semakin hangat dengan keterlibatan siswa SMK Muhammadiyah Denpasar. Siswa kelas X dan XI dengan penuh semangat menyiapkan hidangan. Mini pizza, donat, dan martabak mini tersaji sebagai kudapan pembuka. Hidangan utama hadir sederhana namun nikmat: ayam mentega, egg roll, cap cay, tempe manis, nasi putih hangat, kerupuk renyah, dan sambal pedas menggugah selera.
Hidangan itu bukan sekadar suguhan, melainkan wujud nyata pendidikan karakter: membiasakan gotong-royong, melatih keterampilan, dan mempersembahkan karya terbaik kepada tamu sebagai bentuk penghormatan.
Sebuah Jejak dan Janji
Serah terima jabatan ini tidak hanya menjadi pergantian formalitas administratif, melainkan juga penegasan kesinambungan dakwah dan pendidikan. Ada jejak pengabdian yang ditinggalkan, ada janji dan cita-cita baru yang dibawa.
Muhammadiyah, dengan prinsip tajdid (pembaruan) yang kokoh, mengajarkan bahwa perubahan adalah bagian dari perjalanan panjang. SMK Muhammadiyah Denpasar kini memasuki babak baru, dan masyarakat menanti kiprah sekolah ini dalam melahirkan generasi muda yang cakap teknologi, unggul dalam kompetensi, sekaligus berakhlak mulia.
Seperti alunan Mars Muhammadiyah yang menggema di aula siang itu, semangat untuk “hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah” terus dijadikan pijakan. (RAYD)



