Grand Santi Hotel, Denpasar — “Al-Qur’an Jalan Hidupku”: Gelora Dakwah Perempuan ICMI Bali bersama Angelina Sondakh
Grand Santi Hotel, Denpasar — “Al-Qur’an Jalan Hidupku”: Gelora Dakwah Perempuan ICMI Bali bersama Angelina Sondakh
Denpasar, Jumat 17 Oktober 2025 — Dalam suasana pagi yang masih basah oleh embun, ruangan ballroom Grand Santi Hotel berkedip hangat diterangi cahaya lampu kristal. Para peserta safari dakwah dari berbagai penjuru Bali dan Lombok mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WITA, membawa kerinduan spiritual dan harapan akan kehadiran pencerahan. Acara ini diselenggarakan oleh Perempuan ICMI Orwil Bali, di bawah kepemimpinan Hj. Sri Subekti, S.H., S.PN., bekerja sama dengan Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok, menghadirkan tema sentral: “Al-Qur’an Jalan Hidupku”.dengan setiap detik yang akan berlalu.
Hj. Sri Subekti memberikan sambutan selaku Ketua PW Perempuan ICMI Bali — sosok visioner yang menyandingkan gagasan besar mencetak generasi penghafal Al-Qur’an melalui jalur pemberdayaan perempuan di Bali. Ia mengingatkan bahwa dakwah bukan sekadar retorika, melainkan gerak nyata dalam keseharian yang harus menyentuh hati dan akal.Puncak Ceramah: “Al-Qur’an Jalan Hidupku” oleh Angelina Sondakh
Antara pukul 09.20 hingga 10.50 WITA, panggung utama menjadi saksi tatkala Ustadzah Angelina Sondakh naik ke mimbar. Dalam savanya yang penuh khidmat, ia membagi kisah perjalanan spiritualnya: bagaimana Al-Qur’an menjadi cahaya penuntun dalam perjalanan hidupnya, dari masa-masa gelombang kecamuk hingga ketegaran di setiap langkah hijrah.
Ia dengan lembut menyampaikan, bahwa kitab suci bukan semata bacaan ritualistik, tetapi ruh yang mengalir, pembentuk karakter, dan media dialog antara hamba dan Rabb. Melalui kisah pribadinya, Angelina menegaskan bahwa ketika seseorang memeluk Al-Qur’an dalam hati, maka beban hidup menjadi ringan, dan jalan hidup
semakin terang.
Dalam ceramahnya, ia sering mengutip ayat seperti An-Nahl ayat 119, yang mengingatkan bahwa Al-Qur’an-lah petunjuk dan rahmat, bukan beban yang menyesakkan jiwa.
Publik merespon dengan haru: banyak yang menitikkan air mata, tersentuh oleh kejujuran dan kelugasan bahasa Angelina. Suara gemuruh tepuk tangan menutup sesi tanya jawab sebagai apresiasi mendalam terhadap pencerahannya.
Agitasi Program & Penutup: Menyemai Mimpi Besar
Setelah ceramah, panitia menyampaikan Agitasi Program sebagai upaya nyata dari Perempuan ICMI Bali dan Yayasan Daarud Dakwah. Program unggulan yang diangkat: Mencetak 1 Juta
Penghafal Al-Qur’an Indonesia, serta beasiswa unggulan ke lembaga Islam internasional (seperti Al-Azhar). Kolaborasi institusi Bali–Lombok diteguhkan sebagai wujud ukhuwah dakwah yang merentang lintas pulau.
Doa bersama menutup rangkaian inti acara, dipimpin oleh seorang ulama lokal yang dengan khidmat memohon agar semua niat baik diterima, dakwah diberkahi, dan setiap tangan yang menggenggam tulus dijadikan kendaraan rahmat.
Selanjutnya, acara diakhiri dengan sesi foto bersama (11.20–11.30), menjadi titik temu silaturahim antar perempuan, jamaah, panitia, dan narasumber. Di balik senyum dan jabat tangan, terjalin berjuta ikatan ukhuwah dakwah yang baru.
Renungan dan Simpul Hikmah
Safari dakwah pagi itu menggentarkan kesadaran bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab kuno, melainkan hidup yang mengalir. Seperti terdengar gaung semangat dari berbagai kota sebelumnya — Magelang, Muntilan, Lombok — safari dakwah ini telah memancarkan inspirasi bagi ribuan jiwa, bahwa “Al-Qur’an Jalan Hidupku” bukan slogan manis, melainkan panggilan realitas.
Kegiatan ini juga menegaskan daya kolaborasi: lompatan dakwah yang lebih luas tercapai ketika institusi seperti ICMI Bali merangkul yayasan dakwah lintas pulau. Kerja sama itu bukan hanya berbagi tema, tetapi menyatukan strategi, sumber daya, dan harapan untuk umat. (RORIE) Donasi PT.MEDIA SUARA UMAT. Bank BSI.7326712967



