Detail Artikel

# Husnul Fahmi: Muhammadiyah Bali Siap Perluas Akses Pendidikan, Butuh Dukungan Pengembangan Sekolah

 

# Husnul Fahmi: Muhammadiyah Bali Siap Perluas Akses Pendidikan, Butuh Dukungan Pengembangan Sekolah

 

**Denpasar** – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali, Ir. H. Husnul Fahmi, menyampaikan komitmen Muhammadiyah untuk terus memperluas akses pendidikan bermutu di Pulau Dewata. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan silaturahmi dan pembinaan guru bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Kamis (4/6/2026).

 

Di hadapan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Riza Ul Haq, M.A., Husnul Fahmi mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Bali.

 

"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Menteri di tengah keluarga besar Muhammadiyah Bali. Kehadiran ini menjadi energi dan semangat bagi guru-guru serta pengelola sekolah Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

 

Dalam laporannya, Husnul menjelaskan bahwa Muhammadiyah Kota Denpasar saat ini mengelola delapan satuan pendidikan yang terdiri atas empat Sekolah Dasar Muhammadiyah, dua Sekolah Menengah Pertama, satu Sekolah Menengah Atas, dan satu Sekolah Menengah Kejuruan.

 

Menurutnya, perkembangan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Denpasar menunjukkan capaian yang menggembirakan. Empat sekolah dasar yang dikelola Muhammadiyah telah memperoleh predikat Sekolah Unggul Muhammadiyah dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

 

Sementara itu, SD Muhammadiyah 3 Denpasar mendapat kepercayaan sebagai Sekolah Model Muhammadiyah, sebuah predikat yang diberikan kepada sekolah yang dinilai mampu menjadi rujukan dalam tata kelola, pembelajaran, dan pengembangan karakter peserta didik.

 

"Alhamdulillah, SD Muhammadiyah 3 Denpasar saat ini menjadi salah satu sekolah model Muhammadiyah. Ini merupakan amanah yang harus terus kami jaga dan tingkatkan," katanya.

 

Namun di balik berbagai capaian tersebut, Husnul mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.

 

Ia menjelaskan bahwa penerapan program sekolah model menuntut penyesuaian sistem pembelajaran yang memerlukan tambahan ruang kelas dan fasilitas pendukung lainnya.

 

PWM Bali juga telah memiliki lahan pengembangan pendidikan di Kabupaten Badung dan Gianyar. Akan tetapi, keterbatasan sumber daya membuat pembangunan amal usaha pendidikan di kedua wilayah tersebut belum dapat direalisasikan.

 

"Kami memiliki aset tanah di Badung dan Gianyar yang insya Allah diproyeksikan untuk pengembangan amal usaha pendidikan Muhammadiyah. Kami berharap ke depan ada dukungan dan sinergi dari berbagai pihak agar rencana tersebut dapat terwujud," ungkapnya.

 

Selain menyampaikan kebutuhan pengembangan lembaga pendidikan, Husnul juga menitipkan aspirasi para guru Muhammadiyah terkait penguatan karier dan kesejahteraan tenaga pendidik.

 

Menurutnya, masih terdapat guru yang telah menyelesaikan proses sertifikasi profesi namun belum memperoleh tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

 

Aspirasi tersebut, kata dia, menjadi harapan para guru yang selama ini mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dan berkontribusi mencerdaskan generasi bangsa.

 

Di akhir sambutannya, Husnul menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah akan terus berupaya menghadirkan model pendidikan yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai keislaman.

 

"Kami ingin melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan keimanan yang kuat. Pendidikan harus mampu membangun kecerdasan sekaligus membentuk kepribadian," tegasnya.

 

Ia berharap sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dapat terus diperkuat demi menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

 

"Tujuan kita sama, yaitu menyiapkan generasi masa depan yang cerdas, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan," pungkasnya.   (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'