ICMI Perkuat Soliditas Organisasi melalui Arahan Bunda Farida
ICMI Perkuat Soliditas Organisasi melalui Arahan Bunda Farida
Pada Kamis, 6 Februari 2026, dalam forum konsolidasi organisasi ICMI yang berlangsung pada sore hari, Bunda Farida menyampaikan pandangan, evaluasi, serta arahan strategis terkait penguatan koordinasi dan soliditas organisasi. Penyampaian ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesatuan gerak ICMI di berbagai tingkatan.
Bunda Farida menekankan bahwa kekuatan ICMI tidak hanya bertumpu pada struktur formal organisasi, tetapi juga pada keterlibatan keluarga besar dan para simpatisan. Partisipasi aktif berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan-kegiatan ICMI, baik sebagai peserta maupun panitia, dinilai sebagai indikator tumbuhnya kepercayaan dan harapan umat terhadap peran organisasi.
Dalam arahannya, Bunda Farida mengingatkan pentingnya sinergi antar-sesi dan antar-seksi kegiatan. Setiap bagian dalam kepanitiaan saling berkaitan dan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, pemahaman tugas serta komunikasi yang baik antar-koordinator menjadi kunci untuk meminimalkan kendala teknis dan miskomunikasi di lapangan.
Terkait penentuan waktu pelaksanaan kegiatan, Bunda Farida menyampaikan refleksi atas pengalaman sebelumnya, termasuk pelaksanaan kegiatan di bulan puasa. Menurutnya, berbagai tantangan seharusnya tidak menjadi penghalang utama selama ada kesiapan, koordinasi, dan komitmen bersama. Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan kegiatan ke depan.
Lebih lanjut, Bunda Farida menyoroti program unggulan ICMI, khususnya di bidang sekolah politik dan media. Program-program tersebut dinilai memberikan dampak nyata serta mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Di tengah kondisi umat Islam sebagai minoritas di Bali, kehadiran dan kontribusi ICMI justru semakin mendapat perhatian dan pengakuan.
Dalam konteks organisasi, Bunda Farida menegaskan pentingnya kejelasan fungsi dan garis koordinasi antara Orwil, Orda, dan badan otonom. Seluruh program dan kegiatan diharapkan tetap berada dalam satu garis kebijakan organisasi agar tidak menimbulkan perbedaan arah dan persepsi di internal ICMI.
Menutup penyampaiannya, Bunda Farida mengajak seluruh unsur ICMI untuk mematuhi aturan organisasi, menjaga komunikasi yang sehat, serta memperkuat kebersamaan. Dengan soliditas dan kesatuan gerak, ICMI diyakini mampu terus tumbuh sebagai organisasi intelektual yang berperan strategis dalam memperjuangkan kemaslahatan umat.
Arahan ini disambut sebagai pengingat penting akan nilai persatuan, integritas, dan tanggung jawab kolektif dalam membesarkan ICMI secara berkelanjutan. Donasi PT Media Suara Umat Bank BSI 7326712967 (RAYD)



