Detail Artikel

Ida Dalem Semaraputra: Hibah untuk Anak Yatim Harus Menjadi Fondasi Kemandirian dan Harmoni Sosial

Ida Dalem Semaraputra: Hibah untuk Anak Yatim Harus Menjadi Fondasi Kemandirian dan Harmoni Sosial

Klungkung — Kehangatan malam penuh kepedulian di Panti Asuhan Rumah Antara, Klungkung, semakin terasa ketika Penglingsir Puri Agung Klungkung, IDA DALEM SEMARAPUTRA, menyampaikan sambutan yang sarat pesan moral, kemanusiaan, dan persaudaraan lintas umat dalam acara serah terima hibah dana tunai sebesar Rp.87 juta bagi anak-anak yatim, piatu, yatim piatu, dan anak kurang mampu.

Dengan penuh keteduhan, Ida Dalem Semaraputra menyebut bahwa malam tersebut merupakan momentum penting dan bersejarah, bukan hanya bagi pengurus panti, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang hadir menyaksikan lahirnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Malam ini adalah malam yang cukup berat dan sangat berarti bagi kita semua, karena kita menyaksikan penyerahan hibah yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan anak-anak panti,” ujarnya.

Ia menilai bantuan hibah tersebut bukan semata-mata dilihat dari besar kecilnya nominal, melainkan dari ketulusan niat dan kemauan baik para pihak yang ingin membantu masa depan anak-anak yatim dan kaum dhuafa.

“Yang paling penting bukan besar kecilnya bantuan, tetapi kemauan baik dan perjuangan yang telah dilakukan untuk membantu generasi penerus di panti asuhan,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Penglingsir Puri Agung Klungkung itu juga menegaskan pentingnya pengelolaan dana hibah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ia berharap seluruh bantuan benar-benar digunakan untuk kebutuhan dasar anak-anak panti, mulai dari pendidikan, kebutuhan hidup sehari-hari, hingga pengembangan fasilitas panti asuhan.

Selain itu, ia mendukung penuh gagasan pengembangan usaha produktif panti agar dana yang diberikan tidak hanya habis dalam jangka pendek, tetapi mampu berkembang menjadi sumber kemandirian ekonomi panti asuhan di masa depan.

“Jika sebagian dana dipergunakan sebagai modal usaha dan dikelola dengan baik, maka manfaatnya akan terus berkelanjutan dan bahkan bisa berkembang lebih besar untuk kepentingan anak-anak panti,” katanya.

Ida Dalem Semaraputra juga menitipkan harapan besar kepada anak-anak asuh agar terus belajar, memperdalam ilmu pengetahuan, dan mengembangkan bakat serta kemampuan yang dimiliki demi masa depan mereka.

Menurutnya, anak-anak panti harus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu kembali membantu masyarakat, agama, dan saudara-saudara mereka yang membutuhkan pertolongan di kemudian hari.

“Mereka harus menjadi generasi yang berguna bagi agama, keluarga, masyarakat, dan mampu membantu sesama yang membutuhkan,” ucapnya penuh harap.

Tidak hanya berbicara mengenai pendidikan dan kesejahteraan sosial, Ida Dalem Semaraputra juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antarumat beragama dan kedamaian sosial di tengah masyarakat Bali yang majemuk.

Ia mengingatkan bahwa nilai kemanusiaan harus menjadi jembatan persaudaraan lintas suku, agama, dan golongan agar kehidupan masyarakat tetap damai, harmonis, dan saling menghormati.

“Kita harus menjaga keharmonisan dan kedamaian antarumat beragama serta antarwarga di tempat kita hidup, sehingga masyarakat dapat terus hidup tenang dan saling menghargai,” pesannya.

Sambutan tersebut disambut penuh haru oleh para tamu undangan, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, serta anak-anak panti yang hadir malam itu. Kehadiran Ida Dalem Semaraputra dinilai menjadi simbol kuatnya persaudaraan lintas budaya dan agama dalam membangun kepedulian sosial di Kabupaten Klungkung.

Acara serah terima hibah dana tunai ini pun tidak sekadar menjadi seremoni administratif, melainkan menjelma menjadi ruang pertemuan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan harapan akan masa depan anak-anak yatim yang lebih cerah. .  (AMBAR + RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

 

 

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'