“Kalian Adalah Pemanis Masa Depan Sekolah Ini”
“Kalian
Adalah Pemanis Masa Depan Sekolah Ini”
Sambutan
Ketua Komite Gatot Penuh Haru dalam Pelepasan Kader Muda Muhammadiyah
DENPASAR
— Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti prosesi Pelepasan dan
Pengukuhan Kader Muda Muhammadiyah SMK Muhammadiyah Denpasar yang digelar di
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Bali, Sabtu (16/5/2026), ketika Ketua Komite
Sekolah, Bapak Gatot, menyampaikan sambutannya di hadapan para siswa,
guru, dan orang tua.
Dengan
sapaan hangat dan penuh keakraban, Gatot membuka sambutannya sambil
menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT
sehingga seluruh keluarga besar Muhammadiyah dapat berkumpul dalam momentum
penuh makna tersebut.
“Hari ini
adalah hari yang membahagiakan sekaligus mengharukan. Kita berkumpul untuk
menyaksikan anak-anak kita melangkah menuju perjalanan hidup yang baru,” ujarnya.
Dalam
sambutannya, Gatot menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada kepala
sekolah, para guru, serta seluruh staf yang selama ini telah mendidik dan
membimbing siswa dengan penuh kesabaran dan dedikasi.
Menurutnya,
keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan tidak lepas dari perjuangan
para pendidik yang setiap hari memberikan ilmu, perhatian, dan keteladanan.
“Terima
kasih kepada seluruh guru dan staf sekolah yang telah menjadi bagian penting
dalam perjalanan anak-anak kami selama tiga tahun ini,” katanya.
Di
hadapan para orang tua dan siswa kelas XII, Gatot juga menegaskan bahwa sekolah
bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang yang membentuk kenangan,
persahabatan, dan perjalanan menuju kedewasaan.
Ia
menggambarkan para siswa sebagai bagian terindah dalam perjalanan sekolah
Muhammadiyah.
“Kalian
adalah pemanis sekolah ini. Kehadiran kalian memberikan warna, semangat, dan
kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar Muhammadiyah,” tuturnya
penuh haru.
Kalimat
itu langsung disambut tepuk tangan para hadirin. Sebagian siswa tampak
tersenyum sambil menundukkan kepala, larut dalam suasana emosional yang
memenuhi aula.
Gatot
juga mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan
awal dari sejarah baru dalam kehidupan para siswa.
“Hari ini
mungkin menjadi akhir dari masa sekolah kalian, tetapi sesungguhnya ini adalah
awal dari perjuangan dan sejarah baru yang akan kalian tulis sendiri,” ujarnya.
Ia
berharap seluruh lulusan mampu menjaga nama baik sekolah, menghormati orang
tua, dan terus membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam
suasana penuh kekeluargaan itu, Ketua Komite juga menyampaikan doa agar para
lulusan diberikan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia
kerja.
“Semoga
langkah kalian dimudahkan, cita-cita kalian tercapai, dan kalian menjadi
generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, serta masyarakat,” katanya.
Menjelang
akhir sambutan, Gatot kembali mengajak seluruh siswa untuk tidak melupakan jasa
guru dan orang tua yang telah membersamai perjalanan mereka selama ini.
“Hormati
guru kalian, bahagiakan orang tua kalian, dan jangan pernah berhenti menjadi
pribadi yang baik,” pesannya.
Sambutan
sederhana namun penuh ketulusan itu menjadi salah satu momen yang menghangatkan
suasana pelepasan kader muda Muhammadiyah hari itu. Sebab di balik kata-kata
yang disampaikan, tersimpan doa dan harapan besar agar generasi muda
Muhammadiyah tumbuh menjadi insan yang berilmu, berakhlak, dan membawa manfaat
bagi kehidupan. (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA
SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967



