Detail Artikel

"Kami Kembalikan Putra-Putri Terbaik Bangsa"

"Kami Kembalikan Putra-Putri Terbaik Bangsa"

Direktur Jaya Wisata Lepas Wisudawan dengan Pesan: Jangan Berhenti Belajar, Dunia Hospitality Menanti Kalian

Badung, SuaraUmat.id

Di balik deretan toga yang dikenakan para wisudawan, tersimpan kisah panjang tentang doa orang tua, kerja keras mahasiswa, dan dedikasi para pendidik yang tak pernah berhenti menyalakan harapan.

Suasana haru itu mengemuka ketika Direktur Jaya Wisata International Hotel School, I Putu Gede Panca Wasidipa, S.E., menyampaikan sambutannya pada Wisuda XXXVIII Jaya Wisata International Hotel School yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (3/7/2026).

Di hadapan para orang tua, mitra industri, jajaran akademik, serta ratusan wisudawan, Panca Wasidipa tidak sekadar menyampaikan pidato seremonial. Ia mengajak seluruh hadirin memaknai wisuda sebagai sebuah titik estafet—saat lembaga pendidikan mengembalikan generasi muda kepada keluarga, masyarakat, dan dunia industri.

"Wisuda ke-38 ini bukan sekadar upacara seremonial tahunan. Hari ini adalah momentum ketika kami mengembalikan putra-putri terbaik Bapak dan Ibu kepada keluarga, masyarakat, pemerintah, dan industri, dengan harapan mereka siap berkarya dan memberi manfaat."

Kalimat itu menjadi inti dari seluruh sambutannya.

Keberhasilan Lahir dari Sebuah Sinergi

Menurut Panca Wasidipa, keberhasilan pendidikan vokasi tidak mungkin dibangun oleh satu lembaga saja.

Ia menegaskan bahwa setiap lulusan merupakan buah dari kolaborasi berbagai pihak yang saling menguatkan.

"Keberhasilan anak-anak kita hari ini adalah hasil sinergi yang indah. Ada doa yang tak pernah putus dari orang tua, ada dukungan regulasi dari pemerintah, dan ada kepercayaan dari dunia industri yang membuka pintu pembelajaran nyata melalui program On the Job Training."

Karena itu, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh mitra industri yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan vokasi di Jaya Wisata International Hotel School.

Bagi Panca Wasidipa, ruang kelas hanyalah awal.

Pembelajaran sesungguhnya terjadi ketika mahasiswa memasuki hotel, restoran, kapal pesiar, dan berbagai sektor hospitality yang menjadi laboratorium kehidupan mereka.

Dari Keraguan Menjadi Keyakinan

Di tengah sambutannya, Direktur Jaya Wisata mengajak seluruh wisudawan mengenang hari pertama mereka memasuki kampus.

Saat itu, menurutnya, banyak wajah yang dipenuhi rasa cemas dan keraguan.

Hari ini, pemandangan itu telah berubah.

"Kini saya melihat mata yang penuh keyakinan, senyum yang memancarkan kemandirian, dan semangat juang yang semakin menyala."

Perubahan itu, katanya, merupakan bukti bahwa pendidikan bukan hanya membangun keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, keberanian, dan rasa percaya diri.

Dream Achieved, Future Awaits

Mengusung tema "Dream Achieved, Future Awaits", Panca Wasidipa mengingatkan bahwa wisuda bukanlah garis akhir.

Sebaliknya, wisuda adalah gerbang memasuki kompetisi yang lebih besar di industri pariwisata nasional dan internasional.

"Keberhasilan hari ini bukanlah akhir perjalanan. Ini adalah langkah pertama menuju dunia kerja yang sesungguhnya."

Ia mengingatkan bahwa industri hospitality merupakan dunia yang penuh tantangan.

Kesuksesan tidak pernah lahir secara instan.

Ia dibangun melalui kerja keras, disiplin, ketahanan mental, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.

"Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang kalian miliki hari ini. Teruslah belajar. Teruslah berlatih. Karena dunia berubah sangat cepat, dan hanya mereka yang terus belajar yang akan mampu bertahan."

Pesan itu disampaikan bukan sebagai nasihat formal, tetapi sebagai refleksi seorang pendidik yang memahami dinamika industri pariwisata global.

Pintu Almamater Selalu Terbuka

Dalam sambutannya, Panca Wasidipa juga menegaskan bahwa hubungan antara kampus dan alumninya tidak berhenti setelah wisuda.

Ia memastikan bahwa Jaya Wisata International Hotel School akan selalu menjadi rumah bagi para lulusan yang ingin meningkatkan kompetensi dan mengembangkan karier.

"Jika suatu hari nanti kalian ingin melangkah lebih tinggi, pintu almamater ini akan selalu terbuka. Kami siap mendampingi kalian untuk terus berkembang."

Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari para wisudawan yang memenuhi ruang sidang utama BNDCC.

Tataplah Wajah Orang Tuamu

Suasana paling emosional terjadi ketika Direktur Jaya Wisata menghentikan sejenak pidatonya.

Ia meminta seluruh wisudawan menoleh ke arah orang tua masing-masing.

Kemudian ia menyampaikan pesan yang membuat banyak hadirin terdiam.

"Pandanglah wajah mereka yang mulai dipenuhi garis usia. Tataplah mata mereka yang hari ini berkaca-kaca karena bangga. Kesuksesan kalian hari ini dibangun oleh doa, pengorbanan, dan air mata mereka."

Kalimat itu menggema di ruang wisuda.

Tak sedikit orang tua yang menyeka air mata.

Beberapa wisudawan tampak menggenggam tangan ayah dan ibunya dengan penuh haru.

Pada momen itu, wisuda bukan lagi sekadar seremoni akademik.

Ia berubah menjadi perayaan cinta dalam keluarga.

Membawa Nama Baik Almamater

Menutup sambutannya, Panca Wasidipa menitipkan pesan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berkarya.

"Bawalah keramahan terbaik yang kalian miliki. Jadilah pribadi yang profesional, berintegritas, dan jadilah bintang di mana pun kalian ditempatkan."

Baginya, kompetensi memang membuka pintu kesempatan.

Namun karakter, etika, dan sikap melayani dengan hati adalah nilai yang akan membuat seseorang bertahan dan berkembang di industri hospitality.

Lebih dari Sebuah Pelepasan

Sambutan Direktur Jaya Wisata International Hotel School menjadi penegasan bahwa pendidikan vokasi bukan hanya tentang mencetak tenaga kerja.

Ia adalah proses membentuk manusia.

Manusia yang siap menghadapi perubahan.

Manusia yang mampu bekerja dengan keterampilan sekaligus ketulusan.

Manusia yang tidak hanya mengejar karier, tetapi juga membawa nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan kemanusiaan.

Sebab pada akhirnya, wisuda bukan sekadar tentang mereka yang berhasil menyelesaikan pendidikan. Wisuda adalah tentang keberanian melangkah menuju masa depan dengan ilmu, karakter, dan harapan yang telah dipersiapkan sejak hari pertama memasuki kampus.

  (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'