Ketua ASM Bali Ajak Umat Perkuat Semangat Berkurban dan Kepedulian Sosial
Ketua ASM Bali Ajak Umat Perkuat Semangat Berkurban
dan Kepedulian Sosial
DENPASAR
SELATAN — Di tengah
kesibukan prosesi penyembelihan hewan kurban yang berlangsung khidmat, Ketua
Ajang Silaturrahmi Muslim (ASM) Bali, Ustadz Ridhoi S.Ag, menyampaikan
pesan penuh harapan kepada masyarakat Muslim Bali dalam momentum Idul Adha 1447
Hijriah.
Dengan
wajah teduh dan suara yang penuh ketenangan, beliau mengungkapkan rasa syukur
atas amanah yang kembali dipercayakan kepada ASM Bali untuk mengelola hewan
kurban dari para sahibul kurban tahun ini.
“Alhamdulillah,
tahun 1447 Hijriah atau 2026 ini, ASM telah dipercayakan untuk mengurus hewan
kurban berupa dua ekor sapi dan satu ekor kambing,” ungkapnya.
Bagi ASM
Bali, amanah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari
itu, kurban menjadi jembatan kepedulian sosial yang menghubungkan kaum yang
mampu dengan saudara-saudara mereka yang membutuhkan uluran tangan.
“Kami
mengajak seluruh kaum muslimin. Insyaallah ASM akan menunaikan amanah ini
dengan sebaik-baiknya, menyalurkan kepada kaum dhuafa dan masyarakat yang
membutuhkan atas kepercayaan kurban yang telah diberikan kepada kami,” ujar Ustadz Ridhoi.
Di bawah
langit Bali yang cerah, semangat gotong royong dan ukhuwah tampak hidup di
lokasi penyembelihan. Para relawan bergerak tanpa lelah, memastikan setiap
proses berjalan tertib, bersih, dan sesuai syariat Islam. Aroma kebersamaan
terasa begitu kuat, menghadirkan suasana yang hangat dan penuh makna.
Tak hanya
menyampaikan rasa syukur, Ustadz Ridhoi juga mengajak umat Islam untuk
menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperbesar kepedulian terhadap sesama.
Ia berharap pada tahun-tahun mendatang, semakin banyak kaum Muslimin yang
mempercayakan hewan kurbannya melalui ASM Bali.
“Mari tahun
depan berkurban di ASM. Insyaallah terpercaya, amanah, dan penuh tanggung
jawab,” katanya.
Menariknya,
keterbukaan dan transparansi menjadi salah satu komitmen utama ASM Bali.
Seluruh kegiatan kurban didokumentasikan dan dipublikasikan melalui media
sosial ASM Bali, didukung oleh tim media internal serta kerja sama dengan
berbagai media dakwah dan informasi umat.
“Masyarakat
bisa melihat langsung kegiatan ini melalui media sosial ASM Bali, juga melalui
Radio Megantara Bali yang bekerja sama dengan Suara Umat bersama Ustadzah Ani
Ambar,” jelasnya.
Harapan
besar pun disematkan agar syiar kurban di Bali terus berkembang, semakin
meriah, dan semakin luas manfaatnya bagi umat Islam di berbagai wilayah, mulai
dari Denpasar hingga pelosok Bali.
“Mari
sama-sama berkurban tahun depan agar lebih meriah lagi, lebih banyak lagi
manfaatnya untuk kaum muslimin di Denpasar dan Bali pada umumnya,” tutupnya.
Ucapan
tersebut disambut hangat oleh para panitia dan relawan yang hadir. Di
penghujung acara wawancara, doa dan harapan mengalir agar semangat pengorbanan,
keikhlasan, dan pelayanan kepada umat terus tumbuh dalam setiap langkah
perjuangan dakwah dan sosial ASM Bali.
Idul Adha
bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyembelih
ego, menumbuhkan kepedulian, dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman
Pulau Dewata.
Wartawan
SuaraUmat.id



