Ketua Lantipda Bali Paparkan Sejarah, Capaian, dan Arah Pengabdian Organisasi dalam Rakerda IV
Ketua Lantipda Bali Paparkan Sejarah, Capaian, dan Arah Pengabdian Organisasi dalam Rakerda IV
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Lantipda Bali, L. Henk Kusumawardana, dalam sambutannya pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV Lantipda Bali Tahun 2026 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkenan hadir dan mendukung terselenggaranya agenda strategis organisasi tersebut.
Ia menyampaikan penghormatan kepada para pimpinan, pengurus, tokoh organisasi, serta para tamu undangan yang hadir, termasuk jajaran pengurus Lantipda kabupaten/kota dan panitia pelaksana. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tuan rumah atas dukungan fasilitas dan suasana kegiatan yang tertata dengan baik dan penuh kekhidmatan.
Dalam sambutannya, Ketua Lantipda Bali menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerda IV tahun 2026 merupakan bagian dari kesinambungan program kerja organisasi yang sempat mengalami penyesuaian waktu akibat padatnya agenda nasional pada akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026. Namun demikian, forum Rakerda ini tetap dimaknai sebagai ruang konsolidasi dan penguatan langkah organisasi ke depan.
Ia juga memaparkan secara singkat perjalanan organisasi Lantipda Indonesia yang didirikan di Jakarta pada tahun 2019, kemudian berkembang ke berbagai daerah, termasuk Bali. Perkembangan Lantipda Bali tidak terlepas dari peran para tokoh dan penggerak awal organisasi, yang hingga kini terus memberikan kontribusi pemikiran dan pengabdian di tingkat daerah maupun nasional.
Ketua Lantipda Bali menekankan bahwa hingga saat ini Lantipda telah hadir dan aktif di berbagai wilayah, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai wujud komitmen pengabdian sosial dan pemberdayaan. Kehadiran Lantipda di berbagai provinsi menjadi bukti bahwa organisasi ini tumbuh secara organik, berbasis kebersamaan, dan berorientasi pada kebermanfaatan.
Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah program strategis yang telah dan akan terus dikembangkan, baik program berskala nasional maupun kegiatan rutin di tingkat daerah. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan ruang aktivitas yang menyenangkan, menyehatkan, serta membangkitkan semangat kebersamaan, khususnya bagi para anggota dan komunitas yang tergabung dalam Lantipda.
Dalam konteks Rakerda IV, Ketua Lantipda Bali berharap agar seluruh peserta dapat merumuskan program kerja yang realistis, relevan dengan kebutuhan daerah, serta mampu dijalankan secara konsisten. Ia mendorong setiap pengurus daerah untuk berinovasi, menyusun kegiatan yang disukai dan dibutuhkan anggota, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Menutup sambutannya, Ketua Lantipda Bali menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian Rakerda IV dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemajuan organisasi. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Lantipda Bali untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat komunikasi, dan meneguhkan pengabdian sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial organisasi.(RAYD)



