Ketua Majelis Dikdasmen Dorong SMK Muhammadiyah Denpasar Bangun Kualitas dan Kepercayaan Publik
Ketua Majelis Dikdasmen Dorong SMK Muhammadiyah Denpasar Bangun Kualitas dan Kepercayaan Publik
Denpasar – Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Denpasar Bali, H. Najmuddin, menegaskan pentingnya kerja bersama dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dalam rangkaian kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di SMK Muhammadiyah Denpasar, Kamis, 18 Desember 2025.
Dalam sambutannya, H. Najmuddin menyampaikan rasa syukur karena seluruh unsur sekolah dan persyarikatan masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul serta melakukan evaluasi pendidikan. Ia mengapresiasi kehadiran tim penilai PKKS, kepala sekolah, pengurus Majelis Dikdasmen, komite sekolah, guru, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SMK Muhammadiyah Denpasar.
Ia menyampaikan bahwa di lingkungan Muhammadiyah, pergantian kepala sekolah maupun pengurus majelis merupakan hal yang biasa dan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurutnya, jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk bekerja bersama sebagai satu tim.
“Kepala sekolah, guru, majelis, komite, dan seluruh warga sekolah adalah satu tim kerja. Tidak ada sekat antara jabatan, yang ada adalah tanggung jawab bersama untuk memajukan sekolah,” tegasnya.
H. Najmuddin juga memberikan apresiasi kepada Kepala SMK Muhammadiyah Denpasar yang baru menjabat sekitar dua bulan, namun telah menunjukkan semangat dan komitmen yang tinggi. Ia berharap kepemimpinan baru ini mampu membawa perubahan positif sehingga SMK Muhammadiyah Denpasar ke depan menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, meskipun usia SMK Muhammadiyah Denpasar telah berjalan sekitar 11 tahun, sekolah ini masih memerlukan perjuangan dan kerja keras dari semua pihak. Tantangan tersebut tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara guru, kepala sekolah, majelis, komite, peserta didik, serta dukungan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Denpasar memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sekolah-sekolah yang berada di kawasan Jalan Pulau Batanta, termasuk SMA dan SMK Muhammadiyah. Fokus utama majelis adalah mendorong agar seluruh satuan pendidikan di kawasan tersebut dapat berkembang dan semakin maju.
H. Najmuddin juga menyampaikan pandangan jangka panjang terkait pengembangan SMK Muhammadiyah Denpasar. Apabila kepercayaan masyarakat terus meningkat dan jumlah peserta didik bertambah, tidak menutup kemungkinan sekolah akan dikembangkan di lokasi yang lebih luas, mengingat Muhammadiyah telah memiliki lahan yang disiapkan secara bertahap.
Namun demikian, ia menekankan bahwa kondisi jumlah siswa yang masih terbatas saat ini bukanlah kelemahan, melainkan peluang untuk membangun kualitas secara lebih fokus. Ia mengajak seluruh guru dan pengelola sekolah untuk menjadikan kualitas layanan sebagai prioritas utama.
“Jumlah siswa boleh kecil, tetapi kualitas harus besar. Jika orang tua dan masyarakat melihat hasil nyata dari pendidikan yang diberikan, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.
Dalam konteks PKKS, H. Najmuddin menegaskan bahwa apapun hasil penilaian yang diperoleh harus diterima dengan lapang dada dan dijadikan bahan evaluasi. PKKS bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai sarana refleksi agar sekolah mengetahui apa saja yang masih perlu diperbaiki.
Ia juga mendorong kepala sekolah dan guru untuk aktif berkomunikasi dengan pendamping dan pengawas dari pemerintah, serta tidak ragu untuk bertanya dan meminta arahan demi kemajuan sekolah.
Menutup sambutannya, Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Denpasar menyampaikan harapan agar SMK Muhammadiyah Denpasar ke depan mampu menjadi sekolah pilihan masyarakat, dengan pelayanan pendidikan yang semakin maksimal dan berorientasi pada mutu serta pembentukan karakter peserta didik.



