Ketua Panitia Desak Widiasih: Lansia adalah Pilar Keteladanan yang Harus Terus Dimuliakan
Ketua Panitia Desak Widiasih: Lansia adalah Pilar
Keteladanan yang Harus Terus Dimuliakan
Suasana
penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan Hari Lanjut Usia
Nasional (HLUN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LANTIP Indonesia Kota
Denpasar di Sekolah Pelangi Dharma Nusantara, Denpasar, Bali. Dalam laporannya,
Ketua Panitia Desak Widiasih menyampaikan rasa syukur atas
terselenggaranya kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta Lantipers dari
berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bali.
Dengan
penyampaian yang sistematis dan penuh perhatian terhadap setiap detail
kegiatan, Desak Widiasih menjelaskan bahwa peringatan Hari Lanjut Usia Nasional
tahun ini mengusung semangat penghormatan, pemberdayaan, dan peningkatan
kualitas hidup para lansia melalui berbagai program yang menyentuh langsung
kebutuhan masyarakat.
"Hari
Lanjut Usia Nasional bukan hanya sebuah peringatan, tetapi momentum untuk
mengingatkan kita semua bahwa para lansia adalah sumber pengalaman,
kebijaksanaan, dan keteladanan yang harus terus dihormati serta diberikan ruang
untuk tetap aktif dan produktif," ujarnya.
Menurut
Desak Widiasih, panitia berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya
bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi para peserta.
Karena itu, rangkaian acara dirancang secara komprehensif dengan memadukan
unsur sosial, kesehatan, edukasi, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu
program yang mendapat perhatian besar adalah pelayanan pemeriksaan kesehatan
gratis bagi para peserta. Program ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian
terhadap kesehatan lansia sekaligus sarana deteksi dini terhadap berbagai
risiko penyakit yang kerap muncul pada usia lanjut.
"Kesehatan
adalah modal utama untuk menjalani masa lanjut usia yang berkualitas. Karena
itu, kami berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses
sekaligus memberikan edukasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari," kata Desak
Widiasih.
Sebagai
bagian dari upaya tersebut, panitia juga menghadirkan sesi sosialisasi
kesehatan bertajuk Merawat Kesehatan dan Membahagiakan Lansia yang
disampaikan oleh Dr. Teguh Wisesa. Melalui pemaparan yang komunikatif
dan interaktif, peserta diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik,
kesehatan mental, pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang sesuai usia,
serta pentingnya dukungan keluarga dalam menciptakan kebahagiaan lansia.
Selain
kegiatan kesehatan, panitia juga menyelenggarakan lomba membuat dan menyajikan
kue tradisional berbahan dasar singkong sebagai bentuk pelestarian kuliner
lokal sekaligus sarana mengembangkan kreativitas peserta. Kegiatan ini mendapat
sambutan antusias karena tidak hanya menampilkan keterampilan memasak, tetapi
juga memperkenalkan berbagai inovasi pangan berbasis bahan lokal yang bernilai
gizi.
Dalam
laporannya, Desak Widiasih turut mengapresiasi partisipasi para Lantipers yang
hadir dari berbagai wilayah di Bali. Kehadiran sekitar 200 peserta tersebut
menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dan komitmen bersama dalam membangun
komunitas lansia yang sehat, mandiri, dan berdaya.
"Kebersamaan
yang terbangun hari ini menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk
terus berkarya, belajar, berbagi, dan memberi inspirasi. Justru pada usia
inilah nilai-nilai kehidupan, pengalaman, dan kebijaksanaan menjadi warisan
yang sangat berharga bagi generasi penerus," tuturnya.
Menutup
laporannya, Desak Widiasih menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari
pengurus LANTIP, para relawan, tenaga kesehatan, sponsor, hingga seluruh
peserta yang telah berpartisipasi aktif.
"Semoga
peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi agenda
tahunan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk terus membangun masyarakat yang
ramah lansia, penuh kepedulian, dan menjunjung tinggi martabat
kemanusiaan,"
pungkasnya.
Laporan
tersebut mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta dan menjadi pembuka yang
menguatkan pesan utama kegiatan, bahwa para lansia tetap memiliki tempat yang
terhormat dalam kehidupan masyarakat serta menjadi bagian penting dalam
membangun masa depan yang lebih beradab dan berkeadilan sosial.
(RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967



