KEZALIMAN TAK AKAN DIBIARKAN ALLAH"
Mutiara Qalbu Subuh
"KEZALIMAN TAK AKAN DIBIARKAN ALLAH"
Ketahuilah, tidak ada satu pun perbuatan zalim yang luput dari perhatian Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Karena Allah telah menetapkan sebuah prinsip agung dalam hubungan antarmanusia:
"Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku juga telah menjadikannya haram di antara kalian. Maka janganlah kalian saling menzalimi."
(HR. Muslim)
Zalim adalah bentuk ketidakadilan dan penyimpangan dari hak yang paling nyata. Ia bisa berupa lisan yang menyakitkan, tangan yang menyakiti, atau kekuasaan yang disalahgunakan. Namun ingat, Allah tidak akan membiarkan kezhaliman itu berjalan tanpa balasan. Meski tampak pelakunya hidup tenang dan sejahtera, bisa jadi itu hanyalah penangguhan untuk azab yang lebih pedih kelak di akhirat.
"Dan jangan sekali-kali engkau mengira bahwa Allah lalai terhadap apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari di mana mata-mata mereka terbelalak (ketakutan)."
(QS. Ibrahim: 42)
Untuk yang Dizalimi: Doamu Mustajab
Sungguh, salah satu doa yang tidak tertolak adalah doa orang yang terzalimi. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Takutlah terhadap doa orang yang teraniaya, karena antara doanya dengan Allah tidak ada hijab (penghalang).”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Namun ingatlah, doamu adalah senjata ampuh. Gunakanlah dengan bijak. Jangan buru-buru mendoakan keburukan bagi pelaku kezaliman. Gunakan doa itu untuk memuliakan dirimu sendiri.
Berdoalah:
-
Untuk hati yang lapang dan kemampuan memaafkan.
-
Untuk rezeki yang halal dan penuh berkah bagi keluargamu.
-
Untuk anak-anak yang shalih dan shalihah, pemimpin yang amanah, serta mandiri dalam hidupnya.
-
Untuk pasangan hidup yang shalih/shalihah dan akhlaknya disempurnakan oleh Allah.
Karena siapa tahu, orang yang menyakitimu justru menjadi jalan (wasilah) Allah untuk mengangkat derajatmu di sisi-Nya. Sebab kemuliaan sejati datang bukan dari balasan, tetapi dari kemampuan untuk bersabar dan memaafkan.
Untuk yang Berbuat Zalim: Waspadalah
Zalim bukan hanya tindakan yang menyakiti orang lain, tapi juga kejahatan yang akan berbalik pada diri sendiri.
"Sesungguhnya kezaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Kegelapan yang dimaksud bukan hanya pada hari pembalasan, tapi juga dalam kehidupan di dunia. Hati menjadi gelisah, hidup tak tenang, dan barokah dicabut dari rezeki dan umur. Maka berhentilah dari kezaliman, sebelum balasan Allah datang lebih cepat dari yang diduga.
Penutup: Jalan Keselamatan
Allah tidak tidur. Dia Maha Adil. Setiap luka akan terbalas, setiap sabar akan diganjar, dan setiap kezaliman akan diadili. Jalan terbaik adalah bertakwa dan terus memperbaiki diri.
"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan."
(QS. An-Nahl: 128)
Semoga kita semua dijauhkan dari kezaliman, diberi kekuatan untuk memaafkan, dan dimuliakan oleh Allah dengan cara-cara yang tak terduga.
Wallahu a’lam bish-shawab.Repost: Admin Al Muzakki Sharing Islami
Silakan dibagikan agar menjadi amal jariyah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
"Barang siapa menyampaikan satu ilmu saja, dan ada orang yang mengamalkannya, maka ia akan mendapat pahala jariyah meskipun ia telah wafat."
(HR. Al-Bukhari)



