Khutbah Jumat di Mushola Ahmad Dahlan
SUARA UMAT - isi khutbah Jum'at 13 September 2024 dengan jumlah jamaah sekitar 1100-1300 orang, terdiri dari masyarakat sekitar dan siswa SMP, SMA, dan SMK MA oleh Ustadz Ahmad Hanafi.
Pembukaan : Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala, Tuhan semesta alam, yang telah memberi kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan sehingga kita bisa berkumpul di hari yang penuh berkah ini, menunaikan kewajiban kita sebagai hamba-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Khutbah Pertama :
Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah, marilah kita selalu bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Hanya kepada-Nya kita menyembah dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan. Sebagai umat Islam, kita senantiasa diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam agar memperbarui dan memperkuat iman kita.
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (QS. Ali Imran: 102)
Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk memperbanyak dzikir dengan kalimat-kalimat tauhid seperti "La ilaha illallah," yang akan memperbaharui iman kita. Iman adalah pondasi utama dalam kehidupan seorang mukmin. Dengan iman yang kuat, kita akan merasakan rahmat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, Ar-Rahman dan Ar-Rahim.
Rahmat Allah harus dikenali dan dirasakan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dengan mengenali rahmat Allah, hati kita akan semakin terpaut kepada-Nya, sehingga senantiasa menyebut asma-Nya, seperti Subhanallah, Alhamdulillah, dan La ilaha illallah. Marilah kita merindukan rahmat Allah dalam setiap aspek kehidupan kita.
Jamaah yang Mulia, ada tiga golongan yang selalu mengharapkan rahmat Allah:
Orang-orang yang Beriman
Iman bersemayam di dalam hati. Oleh karena itu, hati kita perlu dirawat, diperhatikan, dan dipenuhi dengan harapan akan rahmat Allah.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
"Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami." (QS. Al-A’raf: 156)
Orang-orang beriman senantiasa menjaga imannya dan berharap akan rahmat Allah. Mereka mengenal Allah dengan nama-nama-Nya yang indah, Asmaul Husna, seperti Al-Mutakabbir (Yang Maha Agung), Al-Hafiz (Yang Memelihara), dan lainnya.
Orang-orang yang Berhijrah
Hijrah tidak hanya berarti pindah tempat, tetapi juga berarti meninggalkan keburukan menuju kebaikan demi mendapatkan keselamatan dan ridha Allah. Mereka yang berhijrah adalah mereka yang merindukan rahmat dan perlindungan Allah.
Allah berfirman:
"Orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka, adalah orang-orang yang kedudukannya lebih tinggi di sisi Allah. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan." (QS. At-Taubah: 20).
Orang-orang yang Berjuang di Jalan Allah
Berjuang di jalan Allah tidak hanya berarti berperang, tetapi juga menunaikan ibadah seperti shalat subuh berjamaah, menuntut ilmu, dan berbuat kebaikan. Mereka sabar (Ash-Shabur), bertaubat (At-Tawwab), dan selalu memohon ampunan (Al-Ghafur). Mereka inilah orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah.
Khutbah Kedua :
Jamaah sekalian, dalam khutbah kedua ini, marilah kita menyadari bahwa semua aspek kehidupan kita berasal dari Allah. Rahmat Allah mencakup segala hal, seperti doa ketika kita memasuki masjid:
"Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."
Rahmat Allah tidak hanya dirasakan oleh orang yang beriman saja, tetapi oleh siapa saja yang berusaha mencarinya.
Barang siapa yang berupaya mendekatkan diri kepada Allah, memohon dengan sungguh-sungguh, maka ia akan merasakan rahmat Allah yang berlimpah dalam kehidupannya.
Semoga kita termasuk golongan yang selalu mengharap dan merindukan rahmat Allah dalam setiap langkah kehidupan kita. Amiin.
Penutup:
Marilah kita berdoa semoga Allah senantiasa memberikan kita hidayah dan kekuatan untuk terus istiqamah dalam iman dan amal saleh. Semoga kita selalu termasuk dalam golongan hamba-hamba-Nya yang dirahmati dan diberkahi.
Amin ya Rabbal 'Alamin. (Raden)



