Detail Artikel

Komitmen DMI Kota Denpasar: Masjid Profesional, Inklusif, dan Ramah Lingkungan

Komitmen DMI Kota Denpasar: Masjid Profesional, Inklusif, dan Ramah Lingkungan

Denpasar — Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Denpasar selama ini mendapatkan dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah Kota Denpasar. Sinergi yang terbangun ini menjadi modal penting dalam menjalankan program-program strategis DMI yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan keharmonisan sosial.

Selama periode kepengurusan berjalan, terdapat tiga program utama yang secara konsisten dilaksanakan dan terus dikembangkan.


Tiga Program Utama DMI Kota Denpasar

1. Tata Kelola Masjid Berbasis Manajemen Profesional

Program pertama adalah penguatan tata kelola masjid dengan prinsip manajemen profesional. Program ini telah disosialisasikan kepada pengurus masjid dan musholla, lengkap dengan panduan teknis dalam bentuk soft copy yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing masjid.

Tujuannya adalah agar masjid dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu menjawab tantangan umat secara berkelanjutan.


2. Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Program kedua adalah penguatan ekonomi umat berbasis masjid, yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh jamaah, tetapi juga oleh masyarakat di lingkungan sekitar masjid.

Masjid diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, membuka ruang kolaborasi, serta menjadi simpul pemberdayaan sosial yang inklusif.


3. Masjid Ramah Lingkungan

Program ketiga adalah Masjid Ramah Lingkungan, yang sejalan dengan kebijakan dan program pemerintah daerah. Salah satu percontohan telah diterapkan di Masjid Jeklo, yang kini menjadi model penerapan pengelolaan lingkungan berbasis masjid.

Sebagai penguatan program ini, pada 8 Februari mendatang DMI Kota Denpasar akan menyelenggarakan workshop dan pelatihan praktik langsung dengan tema:

“Ramadan Tanpa Sampah”

Workshop ini dirancang tidak hanya sebagai sosialisasi, tetapi juga praktik nyata pengelolaan sampah berbasis sumber, khususnya selama bulan Ramadan dan Iduladha. Seluruh stakeholder dan pelaku program telah disiapkan, dan diharapkan kehadiran Wali Kota Denpasar dalam kegiatan tersebut.


Pendampingan Masjid dan Gerakan Kolaborasi

Selain tiga program utama tersebut, DMI Kota Denpasar juga menjalankan program pendampingan masjid dan musholla, meliputi:

  • Renovasi dan pembangunan,

  • Pengadaan sarana prasarana,

  • Penguatan kelembagaan dan penggalangan dukungan.

Salah satu gerakan besar yang diluncurkan adalah Gerakan 25-an dengan target penggalangan dana hingga Rp200 miliar. Meskipun target tersebut belum sepenuhnya tercapai, gerakan ini telah menjadi sumber semangat, motivasi, dan kolaborasi antar-masjid untuk saling menguatkan.


Masjid sebagai Pilar Toleransi dan Muamalah Sosial

Seluruh program DMI Kota Denpasar pada hakikatnya diarahkan untuk mewujudkan toleransi beragama dan harmoni sosial, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Denpasar.

Ditegaskan bahwa:

  • Masjid bukan hanya pusat ibadah,

  • Tetapi juga pusat aktivitas sosial kemasyarakatan.

Dalam urusan ibadah dan akidah, prinsip keislaman dijaga secara kokoh. Namun dalam hubungan antarmanusia (muamalah), masjid harus terbuka, inklusif, dan merangkul semua pihak, termasuk saudara-saudara nonmuslim yang hidup berdampingan di sekitar masjid.

Program lingkungan dan ekonomi umat menjadi jembatan utama untuk membangun kedekatan dan kebersamaan lintas komunitas.

Karena itu, DMI menganjurkan agar seluruh pengurus masjid dan musholla aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat, mulai dari tingkat kelurahan, desa adat, kecamatan, hingga kota, guna memperkuat sinergi dan semangat menyama braya.


Penghargaan dalam Musda III DMI Kota Denpasar

Pada Musda III DMI Kota Denpasar, panitia dan pengurus memberikan penghargaan dalam tiga kategori utama, yaitu:

  1. Penghargaan Dedikasi Pengurus
    Diberikan kepada tiga pengurus yang telah menunjukkan pengabdian luar biasa selama masa kepengurusan dan telah wafat. Penghargaan akan diserahkan kepada ahli waris sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, disertai simbol penghargaan dan dukungan moral.

  2. Penghargaan untuk Masjid dan Musholla Aktif
    Diberikan kepada lima masjid/musholla yang selama ini aktif mendukung kegiatan DMI, baik dalam penyediaan tempat, konsumsi, maupun dukungan lainnya. Penghargaan ini dimaksudkan sebagai motivasi agar semakin banyak masjid terlibat aktif dalam program-program keumatan.

  3. Penghargaan untuk Lembaga Mitra
    Dua lembaga mitra juga menerima penghargaan atas dukungan konsisten mereka terhadap program DMI Kota Denpasar.

Selain itu, terdapat penghargaan nasional dari DMI Pusat, yang akan disampaikan langsung oleh H. Bambang Santoso, atas prestasi salah satu masjid di Kota Denpasar yang berhasil meraih Juara I tingkat nasional.


Penutup

Atas nama panitia dan pengurus DMI Kota Denpasar, disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program dan kegiatan DMI, khususnya pada pelaksanaan Musda III ini.

Permohonan maaf juga disampaikan apabila terdapat keterbatasan dalam pelayanan, termasuk pengaturan parkir dan fasilitas lainnya, mengingat kegiatan berlangsung bersamaan dengan agenda lain.

Semoga seluruh ikhtiar ini menjadi amal jariyah, memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, persaudaraan, dan kemaslahatan umat, serta menjadi jalan bagi lahirnya masyarakat Denpasar yang rukun, toleran, dan berkelanjutan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. (RORIE)


ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'