Kunjungan Solidaritas: Bantuan Tahap Pertama untuk H. Makhfud, Penyintas Banjir Kampung Jawa
Kunjungan Solidaritas: Bantuan Tahap Pertama untuk H. Makhfud, Penyintas Banjir Kampung Jawa
Denpasar – Di tengah rumah yang porak poranda di Kampung Jawa akibat banjir bandang 10 September lalu, secercah penguatan hadir bagi keluarga Drs. H. Makhfud, MA, tokoh NU Bali masa lalu sekaligus penggerak ICMI dan Forum Pemerhati Sejarah Islam.
Hari ini, Posko Bersama yang digerakkan oleh Lazismi ICMI Bali, Lantip, Wanita Islam, MT IPHI, dan RM Bundo Kanduang menyalurkan bantuan tahap pertama. Kebutuhan dasar berupa sembako diserahkan langsung ke kediaman beliau. Kehadiran relawan tidak hanya membawa barang, tetapi juga pelukan solidaritas, doa, dan semangat untuk bertahan.
“Ini baru tahap awal. Kami ingin memastikan kebutuhan darurat tercukupi lebih dulu. Nantinya, kami juga menyiapkan program lanjutan berupa bantuan pemulihan pasca-banjir, bahkan konseling psikososial untuk membantu menghapus trauma,” ujar salah satu koordinator posko.
Banjir yang menenggelamkan rumah hingga atap telah merenggut banyak, namun tidak bisa meredam semangat kebersamaan. Bagi H. Makhfud, yang sepanjang hidupnya mengabdi dalam organisasi keagamaan, kebersamaan lintas elemen ini menjadi pengingat bahwa jejak pengabdian tidak pernah dilupakan.
Kunjungan ini bukan sekadar distribusi bantuan, melainkan pernyataan cinta dari masyarakat: bahwa bencana mungkin meruntuhkan dinding rumah, tetapi tidak akan pernah meruntuhkan dinding persaudaraan. (RAYD)



