Detail Artikel

LAPORAN KHUSUS – SUARA UMAT

LAPORAN KHUSUS – SUARA UMAT

Rangkaian Perayaan HUT Ke-6 LANTIPDA BALI

Detail Per Segmen Acara – The Keranjang Kita Bali, 23 November 2025

1. Registrasi dan Pemeriksaan Kesehatan

Pagi belum sepenuhnya tinggi ketika para anggota LANTIP mulai mengisi area registrasi di halaman The Keranjang Kita Bali. Senyum para petugas menyambut satu per satu tamu, sementara tim kesehatan memulai pengecekan tensi dan gula darah. Di antara percakapan ringan dan tawa yang mengalir hangat, tampak jelas bahwa kesehatan bukan hanya prosedur, melainkan bentuk kasih sayang organisasi terhadap anggotanya.

Setiap peserta menerima snack dan kupon makan—sentuhan kecil yang membuat pagi terasa lebih ramah dan akrab.


2. Pembukaan oleh MC

Tepat pukul 09.00, tiga Master of Ceremony—L. Hartiningsih, L. Ita, dan L. Rahma Jayadi—mengambil alih panggung dengan harmonisasi suara dan pembagian peran yang rapi. Intonasi mereka selaras, menciptakan alur yang tenang namun tegas, menandai bahwa acara besar hari ini telah resmi dimulai.


3. Tarian Pembuka / Penyambutan

Nada gamelan mengalun lembut, membuka ruang bagi para penari Bali yang tampil dengan keanggunan tak tergantikan. Gerak mata, tangan, dan gelung rambut para penari menyampaikan pesan selamat datang kepada seluruh hadirin. Tari penyambutan ini seolah membasuh suasana, membawa seluruh tamu masuk ke dalam nuansa Bali yang memuliakan tamu sebagai keluarga.


4. Pembacaan Doa

L. Sholeh memimpin doa dengan suara yang bening dan penuh keteduhan. Hadirin menundukkan kepala, menyatu dalam ketulusan, memohon agar acara berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar LANTIP.


5. Menyanyikan Lagu Kebangsaan & Mars LANTIP

Melalui layar videotron, teks lagu terpampang kuat. Lagu Indonesia Raya berkumandang, menggugah rasa persatuan; disusul Mars dan Hymne LANTIP yang menggelorakan kembali komitmen untuk mengabdi. Di antara wajah-wajah para anggota, terlihat kebanggaan yang tidak dapat disembunyikan—kebanggaan menjadi bagian dari perjalanan organisasi ini.


6. Rangkaian Laporan & Sambutan

Segmen ini menjadi pusat makna dari seluruh perayaan.

a. Laporan Ketua Panitia – L. Sri Subekti

Dengan bahasa yang runtut dan penuh kehangatan, beliau menyampaikan perjalanan persiapan acara, kerja keras panitia, dan harapan agar LANTIPDA Bali semakin maju, semakin bermanfaat, semakin dirasakan.


b. Sambutan Ketua Lantipda Bali – L. Henk Kesumawardana

Dalam tutur yang lugas dan penuh wibawa, Ketua Lantipda menegaskan bahwa organisasi ini bukan sekadar wadah, melainkan “rumah kedua”—tempat persaudaraan dipelihara, kesehatan diperjuangkan, dan harga diri lansia dijunjung tinggi.


c. Sambutan dari Kesbangpol Provinsi Bali

Perwakilan pemerintah hadir memberi apresiasi atas kontribusi LANTIP dalam membangun gerakan sosial berbasis semangat lansia produktif.


d. Sambutan Sekretaris Umum PP LANTIP Indonesia

Dalam kesempatan ini, LANTIP pusat menyampaikan pesan penting mengenai sinergi nasional, pembinaan kader, dan program besar yang tengah digarap. Dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata oleh Ketua Lantipda Bali—seremonial yang mengukuhkan kehormatan dan rasa hormat.


7. Prosesi Pemotongan Tumpeng

Diiringi lantunan lagu “Selamat Ulang Tahun LANTIP Bali” ciptaan L. Saleh dan ALBA, suasana memasuki puncak rasa haru dan syukur. Tumpeng dipotong sebagai simbol perjalanan enam tahun yang penuh dedikasi, lalu diserahkan kepada para tokoh LANTIP dan ketua-ketua wilayah yang hadir. Momentum ini menyatukan kembali energi keluarga besar LANTIP: bahwa usia boleh bertambah, namun semangat tidak pernah padam.


8. Penampilan ALBA

Kelompok ALBA tampil membawakan karya-karya penuh semangat dan keriangan. Musik yang hidup dan lirik yang optimistis mengajak hadirin bernyanyi bersama. Para anggota yang semula duduk rapi pun tampak ikut menghentakkan kaki mengikuti ritme. Di sinilah, kebahagiaan benar-benar menemukan wujudnya.


Segmen Kegiatan Pendamping (Hari Sebelumnya)


Walau bukan bagian dari acara inti hari ini, beberapa program pra-acara memberikan warna tersendiri:

Tari Pendet – Pembuka sakral yang mengangkat nilai budaya Bali.

Fashion Show LANTIP – Para lansia tampil anggun memamerkan busana tradisional dan modern.

Line Dance – Gerak serentak yang menunjukkan bahwa usia tidak pernah menghalangi ritme.

Lomba Sambung Lagu – Panggung penuh tawa, nostalgia, dan kejutan.

Semua kegiatan itu menjadi pemanas suasana, menyatukan peserta sebelum memasuki hari puncak.


Penutup

Perayaan enam tahun LANTIPDA Bali bukan sekadar acara tahunan—ia adalah penegasan bahwa kehidupan di usia matang adalah fase produktif, penuh inspirasi, dan layak dirayakan dengan megah. Dari The Keranjang Kita Bali, suara semangat itu menggema: menjadi lansia bukanlah akhir perjalanan, melainkan babak baru untuk terus berkarya, menjaga martabat, dan memberi arti. (RAYD) open donasi PT Suara umat. BSI 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'