Detail Artikel

LazisMI ICMI Bali Salurkan Bantuan untuk Kampung Santri di Kaba-Kaba Tabanan

LazisMI ICMI Bali Salurkan Bantuan untuk Kampung Santri di Kaba-Kaba Tabanan

Tabanan, Bali — Lembaga Amil Zakat LazisMI ICMI Bali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Kampung Santri yang berlokasi di Desa Kaba-Kaba, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Kamis (12/3/2026) petang. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 18.00 WITA hingga menjelang salat Magrib ini menjadi wujud kepedulian para donatur dan simpatisan terhadap masyarakat yang sebelumnya terdampak musibah angin puting beliung.

Acara penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan dan dihadiri oleh warga kampung, para santri, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dipandu oleh Yuni Ambarwati selaku pembawa acara.

Bantuan dari LazisMI ICMI Bali disampaikan secara langsung oleh Rahma Jayadi yang hadir mewakili lembaga tersebut. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para donatur dan simpatisan yang menaruh perhatian terhadap kondisi Kampung Santri setelah musibah yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami datang membawa amanah dari para donatur dan simpatisan LazisMI ICMI Bali. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi warga Kampung Santri dan menjadi penguat solidaritas di antara kita,” ujar Rahma Jayadi dalam sambutannya.

Rahma juga menyampaikan salam dari Ketua LazisMI ICMI Bali, H. Imam Asrorie, yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa LazisMI ICMI Bali berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan yang diserahkan rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas kamar mandi umum bagi warga Kampung Santri, sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas dasar bagi masyarakat setempat.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan tersebut juga diisi dengan momen penting berupa penyerahan sertifikat muallaf kepada seorang warga yang baru memeluk agama Islam. Sertifikat tersebut diserahkan oleh R. Alit kepada Ahmad Udianto, yang sebelumnya bernama Udianto.

Prosesi tersebut disambut haru oleh warga dan jamaah yang hadir. Mereka turut mendoakan agar Ahmad Udianto diberikan kekuatan iman serta kemudahan dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslim.

Kehadiran LazisMI ICMI Bali di Kampung Santri Kaba-Kaba tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara lembaga filantropi Islam dengan masyarakat setempat.

Warga Kampung Santri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian para donatur yang telah menyalurkan bantuan melalui LazisMI ICMI Bali.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa, menandai berakhirnya rangkaian acara yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, LazisMI ICMI Bali berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberadaan lembaga zakat dan filantropi dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh umat. (RAYD)

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'