Detail Artikel

Motif & Korban Selamat

Motif & Korban Selamat

Masih dalam penyelidikan intensif

Polri menyatakan motif penembakan belum dapat dipastikan dan sedang didalami oleh tim penyidik 

Kabid Humas Polda Bali Kombes Aria Sandy memastikan bahwa motif ini tidak akan terlalu menghambat proses hukum, meskipun tetap akan diklarifikasi melalui pendalaman keterangan saksi dan bukti 

Korban selamat, Sanar Ghanim, enggan bekerja sama

Sanar belum memberikan pernyataan rinci kepada penyidik, sehingga motif pembunuhan terhadap Zivan Radmanovic masih sulit diungkap 

. Analisis luka—termasuk dua tembakan menembus dada kiri korban—menguatkan dugaan tindakan terarah untuk membunuh korban utama 

 Peran Pelaku & Rencana Pelarian

Otak dan eksekutor terungkap

Dari hasil rekaman CCTV, polisi mengidentifikasi tiga pelaku: Darcy Francesco Jenson (pelaku rencana), Mevlut Coskun, dan Tupou Pasa I Midolmore (eksekutor) 

Aksi melibatkan penyewaan alat transportasi ilegal

Pelaku menyewa motor dan dua mobil (Fortuner dan Suzuki XL7) untuk pelarian, bahkan diduga melakukan penggelapan atas sewa tersebut 

 Detail TKP & Barang Bukti

Cetak ulang TKP dengan teknologi 3D

Tim Labfor Polda Bali menggunakan teknologi laser 3D untuk merekonstruksi jalannya peristiwa secara akurat 

Tato sebagai petunjuk identifikasi

Rekaman CCTV memperlihatkan tato di lengan salah satu pelaku, yang menjadi salah satu kunci penangkapan 

lombokpost.jawapos.com

 Pelarian dan Penangkapan

Rangkaian penangkapan

Satu tersangka ditangkap saat hendak naik pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Dua lainnya ditangkap di luar negeri, termasuk di Singapura atau Phnom Penh, melalui operasi gabungan Interpol dan Polri 

Jerat pidana serius

Mereka dijerat Pasal 340 (pembunuhan berencana), Pasal 338 KUHP (pembunuhan), Pasal 351 ayat 3 (penganiayaan berat), serta UU Darurat Nomor 12/1951 terkait kepemilikan senjata api. Hukuman dapat mencapai hukuman mati atau penjara seumur hidup 

 Impresi dan Langkah Lanjutan

1. Pengejaran motif sebagai kunci penyelidikan

Ketidaksediaan korban untuk kooperatif menjadi tantangan utama dalam membuka latar belakang kasus.

2. Kemungkinan ada aktor lain

Polisi belum menutup kemungkinan munculnya tersangka tambahan—apakah sebagai pemesan, pendukung logistik, atau penyewa kendaraan.

3. Peran global dan imigrasi

Kerjasama internasional (Interpol, Australian Federal Police, Imigrasi) sangat menentukan dalam menggagalkan kemungkinan pelarian dan mengungkap struktur kejahatan jaringan pelaku 

Kesimpulan

Motif masih misterius karena saksi utama belum kooperatif.

Tersangka terbagi peran: otak, eksekutor, pelarian.

Bukti fisik dan teknologi TKP modern memperkuat penyidikan.

Jalur hukum sudah jelas dengan langkah cepat polisi dan ancaman hukuman maksimal.

Secara keseluruhan, kasus ini masih jauh dari selesai. Penyelidikan motif, kemungkinan tersangka tambahan, serta perkembangan hasil gelar perkara merupakan hal-hal yang perlu terus dipantau.

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'