Pengajian Akhir Tahun Majlis Taklim Al Hijriah: Refleksi dan Silaturahmi Penuh Berkah
SUARA UMAT - Di Perumahan Prima Graha, Muding, Kerobokan, Badung, majlis Taklim Al Hijriah kembali menggelar pengajian rutin pada Minggu, 8 Desember 2024, pukul 16.00 WITA, bertempat di kediaman H. Jajuli dan Ibu Hj. Herni. Pengajian ini menjadi momen istimewa, tidak hanya sebagai penutup kegiatan di tahun 2024, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antarjamaah. Kelompok 2 bertugas mengatur jalannya acara dengan penuh semangat, menjadikan kegiatan ini berlangsung lancar dan penuh keberkahan.
Pembukaan dengan Sholawat dan Ayat Suci
Acara dimulai dengan pembukaan yang khidmat, diawali pembacaan Ummul Kitab, Surah Al-Fatihah, diikuti lantunan ayat suci Al-Quran yang indah dan menyentuh hati. Jamaah yang hadir larut dalam suasana spiritual yang mendalam, dilanjutkan dengan lantunan sholawat Nabi Ya Habibi, yang diiringi oleh tabuhan hadrah dari kelompok 2. Alunan ini semakin memperkuat cinta jamaah kepada Rasulullah SAW, membuka acara dengan semangat keimanan yang tinggi.
Tausiah oleh Ustadz Anwar: Tiga Golongan Mulia Tanpa Hisab
Tausiah utama disampaikan oleh Ustadz Anwar yang mengangkat tema tentang “Tiga Golongan yang Akan Masuk Surga Tanpa Hisab”. Dalam penjelasannya, Ustadz Anwar memberikan gambaran mendalam tentang keistimewaan tiga golongan ini:
Guru yang Membagikan Ilmu
Guru adalah orang yang memberikan ilmu kepada muridnya, termasuk guru hadrah yang membimbing generasi muda untuk melestarikan seni sholawat. Ustadz Anwar menjelaskan bahwa ilmu yang diamalkan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir, meskipun pengajarnya telah tiada.
Ulama yang Mengajar Guru
Ulama adalah pilar utama dalam membangun generasi yang beriman. Mereka tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan ajaran Islam. Ustadz Anwar menegaskan bahwa ulama adalah “warisatul anbiya”, pewaris para nabi.
Orang Kaya yang Membantu Ulama
Golongan ini mendapatkan tempat istimewa di sisi Allah karena harta yang mereka miliki digunakan untuk mendukung ulama dan dakwah Islam. "Harta yang digunakan di jalan Allah akan menjadi bekal yang abadi di akhirat," ujar beliau.
Cerita ini memberikan pelajaran penting bagi jamaah tentang pentingnya peran ilmu, bimbingan ulama, dan kebermanfaatan harta untuk agama.
Sholawat dan Doa Bersama
Sebelum acara ditutup, jamaah kembali melantunkan sholawat Ya Tarim bersama-sama, dipandu oleh tim hadrah. Suasana haru dan khidmat terasa di setiap lantunan, membawa jamaah untuk semakin dekat dengan Allah dan Rasul-Nya. Ustadz Anwar kemudian memimpin doa bersama, memohon keberkahan untuk seluruh jamaah dan kebaikan bagi tuan rumah, H. Jajuli dan Ibu Hj. Herni, yang telah memuliakan tamu dengan menjamu mereka dengan hidangan lengkap dan lezat.
Ramah Tamah dan Penutup
Setelah doa, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Jamaah menikmati aneka hidangan yang telah dipersiapkan oleh tuan rumah sebagai wujud penghormatan kepada tamu. Kebersamaan yang hangat terjalin dalam obrolan santai, mempererat ukhuwah Islamiyah di antara jamaah.
Acara resmi ditutup oleh MC dengan ucapan syukur atas kelancaran pengajian ini. “Semoga pengajian ini menjadi amal jariyah dan menambah keberkahan dalam hidup kita semua. Sampai bertemu kembali di pengajian tahun depan dengan semangat baru,” ujar MC dalam penutupannya.
Kesimpulan
Pengajian ini tidak hanya menjadi penutup tahun, tetapi juga pengingat bagi jamaah untuk terus istiqomah dalam menuntut ilmu, mencintai ulama, dan memanfaatkan harta untuk kebaikan. Dengan tausiah yang penuh hikmah, lantunan sholawat yang menyentuh hati, serta kebersamaan dalam silaturahmi, pengajian ini menjadi momen refleksi spiritual yang berkesan. Semoga semangat ini terus hidup di tahun-tahun mendatang.



