Pengajian Pagi Bapak-Bapak di Mushola Ahmad Dahlan: Sinergi Kebersamaan dalam Menyemai Hikmah
SUARA UMAT – Pengajian pagi bagi bapak-bapak Mushola Ahmad Dahlan kembali berlangsung dengan penuh semangat pada Sabtu pagi ini, pukul 06.30 WIB, tepat setelah salat Subuh.
Kegiatan yang rutin diikuti oleh 70 hingga 80 jamaah ini menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat spiritualitas dan silaturahmi antar jamaah.
Pengajian dibuka dengan suasana penuh kekhusyukan.
Setelah melaksanakan shalat Subuh berjamaah, jamaah diajak untuk meresapi ilmu-ilmu agama yang disampaikan oleh Ustaz Sahdan, penceramah yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang tegas namun sarat akan makna. Pada kesempatan kali ini, Ustaz Sahdan mengangkat tema tentang pentingnya istiqomah dalam beribadah dan peran seorang ayah dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
“Menjadi pemimpin dalam keluarga bukan hanya soal tanggung jawab, tetapi juga soal keteladanan. Apa yang kita lakukan dan bagaimana kita menjalani kehidupan sehari-hari akan menjadi contoh nyata bagi anak-anak kita,” ujar Ustaz Sahdan dalam ceramahnya yang disambut dengan perhatian penuh dari para jamaah.
Pengajian ini juga menjadi momen spesial bagi para bapak untuk berdiskusi langsung dengan Ustaz Sahdan melalui sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang diajukan seputar kehidupan berkeluarga, pekerjaan, hingga tantangan dalam menjalankan ibadah di tengah kesibukan sehari-hari membuat suasana pengajian semakin hidup dan interaktif.
“Kami sangat bersyukur dan senang dengan adanya pengajian pagi ini. Bukan hanya memperkaya wawasan keagamaan kami, tetapi juga mempererat ikatan silaturahmi antar sesama jamaah. Semoga pengajian ini terus membawa manfaat yang besar bagi kita semua,” ungkap salah satu peserta pengajian.
Pengajian pagi ini menunjukkan bagaimana Mushola Ahmad Dahlan terus berupaya menjadi pusat kegiatan keagamaan yang aktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan kehadiran rutin para jamaah yang semakin meningkat, pengajian bapak-bapak ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk terus menyemai hikmah dan semangat kebersamaan.
“Dengan semangat belajar dan berbagi, kita kuatkan peran kita sebagai pemimpin dalam keluarga dan masyarakat.” (RAYD)



