RENUNGAN PAGI
RENUNGAN PAGI
Ketika dunia menyempit dan langit tak lagi menjatuhkan hujan rahmatnya, saat itulah akan tampak siapa yang tetap tinggal di sisimu dengan cinta, dan siapa yang menghilang bersama angin kenyamanan."
Sahabatku...
Hidup ini ibarat samudra; terkadang tenang membiru, terkadang gelombangnya mengamuk menguji. Di atas bahtera kehidupan itu, engkau tidak sendiri. Ada mereka yang disebut teman. Namun, tidak semua yang bersamamu dalam tawa, akan setia tinggal dalam tangismu.
Teman sejati adalah anugerah yang jarang.
Ia tidak datang karena tawa, dan tidak pergi karena air mata. Ia hadir bukan untuk menikmati pesta, tapi untuk turut bersujud dalam duka. Ketika ujian mengetuk pintu, di sanalah topeng-topeng jatuh satu per satu. Teman yang palsu akan menepi tanpa jejak, sedangkan yang sejati akan mendekapmu dengan sabar dan doa.
Jangan bangga dengan banyaknya nama dalam daftar pertemananmu,
Sebab tidak semua nama itu akan mengingatmu dalam sujud malamnya.
Carilah sahabat yang ketika engkau jatuh, ia tak hanya mengulurkan tangan,
Tapi juga menengadah ke langit memohon kekuatan untukmu.
Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Furqan: 27–28:“Dan (ingatlah) hari ketika orang yang zalim menggigit kedua tangannya, seraya berkata: ‘Aduhai, kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku).”
Dan sabda Nabi dalam riwayat Bukhari dan Muslim:"Seseorang tergantung pada agama sahabatnya. Maka hendaklah salah seorang dari kalian memperhatikan dengan siapa ia bersahabat."
Maka berhati-hatilah memilih teman,
Carilah mereka yang wajahnya mengingatkanmu kepada Allah,
Lisannya memandumu pada kebaikan,
Dan hatinya setia mendoakanmu dalam diam.
Sebab sahabat sejati bukan hanya yang hadir di dunia,
Tapi yang akan mencari-cari namamu kelak di surga,
Agar kalian bisa bersama, dalam naungan cinta-Nya, selama-lamanya.
Selamat menjemput hari Senin
Awali dengan Bismillah,
Jalani dengan Lillah,
Akhiri dengan Alhamdulillah,
Insya Allah penuh barokah
Aamiin ya Rabbal 'Alamin
Tetaplah husnudzon. Tetaplah tersenyum.
Sebab senyummu adalah sedekah, dan prasangka baikmu adalah cahaya.



