Detail Artikel

Rihlah Ukhuwah MT Ahmad Dahlan PCA Pemogan: Menjalin Silaturahmi, Menyemai

Rihlah Ukhuwah MT Ahmad Dahlan PCA Pemogan: Menjalin Silaturahmi, Menyemai Kebaikan


Denpasar – Pagi yang cerah di Taman Pancing Timur, Pemogan, Denpasar, Bali, menjadi saksi semaraknya kegiatan Rihlah Ukhuwah dan Tadabur Alam yang digelar oleh kolaborasi Pimpinan Anak Cabang Muhammadiyah (PCA) Pemogan bersama Majelis Taklim KH. Ahmad Dahlan. Di bawah langit biru yang berpendar lembut, udara segar menyalami ratusan jamaah yang berkumpul dengan semangat persaudaraan dan cita rasa kebersamaan.


Acara yang dipandu dengan hangat oleh MC Rahma Jayadi itu dibuka tepat pukul 07.30 WITA. Dengan suara lantang namun penuh keakraban, ia mengajak hadirin menyatukan hati dalam doa dan kebersamaan. Selanjutnya, Ketua Panitia Rihlah, Farida, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan ikhtiar bersama untuk menguatkan ukhuwah, meneguhkan silaturahmi, serta mengisi kemerdekaan dengan kebaikan.


Tak lama kemudian, semangat kebersamaan kian merekah lewat sesi senam bersama yang menggembirakan, diiringi senyum dan tawa yang merekah di wajah para peserta. Rangkaian lomba edukatif dan rekreatif pun digelar: Rangking 1 yang menguji pengetahuan, estafet sarung yang menggugah kekompakan, serta estafet pipet yang menuntut kerjasama dan ketangkasan. Sorak sorai anak-anak hingga orang tua menciptakan harmoni yang indah, seakan taman itu menjelma menjadi panggung kebersamaan yang hidup.


Pukul 10.25 WITA, tibalah saat yang ditunggu-tunggu: pengumuman para pemenang. Namun lebih dari sekadar hadiah, semua peserta merasakan kemenangan dalam bentuk lain – kemenangan atas diri, atas jarak yang terhubung oleh silaturahmi, dan atas semangat kebersamaan yang tak ternilai.


Kegiatan berlanjut dengan makan bersama dan prosesi tukar kado yang sederhana namun penuh makna. Nasi yang disantap bersama menjadi perekat rasa, sementara hadiah-hadiah kecil yang dipertukarkan membawa kehangatan di hati.


Akhirnya, menjelang siang, acara ditutup dengan doa khidmat, melangitkan harapan agar ukhuwah ini senantiasa terjaga, seperti embun yang terus membasahi dedaunan di pagi hari.


Di Taman Pancing Timur yang rindang itu, rihlah bukan hanya sekadar perjalanan jasmani, tetapi juga perjalanan ruhani – sebuah momentum yang meneguhkan bahwa silaturahmi adalah energi yang selalu memperindah kehidupan. (RAYD) 

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'