Sambutan Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah: Komitmen Membangun SMK Muhammadiyah untuk Masa Depan Umat
Sambutan Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah: Komitmen Membangun SMK Muhammadiyah untuk Masa Depan Umat
Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Denpasar menyampaikan sambutan dalam pertemuan bersama orang tua wali murid, guru, komite sekolah, serta siswa kelas XII SMK Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan arah kebijakan dan komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam pengembangan pendidikan, khususnya SMK Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, beliau mengawali dengan ungkapan rasa syukur atas nikmat iman, Islam, dan kesehatan sehingga seluruh hadirin dapat berkumpul. Shalawat dan salam juga disampaikan kepada Nabi Muhammad sebagai teladan utama dalam kehidupan.
Ketua Majelis Dikdasmen menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, komite sekolah, bendahara majelis, para guru, serta orang tua wali murid yang telah hadir. Kehadiran semua unsur ini dinilai sebagai bentuk sinergi penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang lebih baik.
SMK Muhammadiyah yang saat ini berada di kawasan dengan keterbatasan lokasi diakui masih menghadapi tantangan perkembangan. Namun demikian, Majelis Dikdasmen menegaskan bahwa Muhammadiyah telah menyiapkan solusi jangka panjang. Lahan untuk pengembangan sekolah telah tersedia, dan ke depan diharapkan SMK Muhammadiyah dapat berpindah ke lokasi yang lebih representatif, meskipun hal tersebut membutuhkan proses, waktu, dan upaya lobi yang intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah.
Sebagai contoh keberhasilan, disampaikan bahwa SMP Muhammadiyah II telah menerima bantuan pemerintah dengan nilai miliaran rupiah dan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, sekolah Muhammadiyah mampu berkembang dan bersaing.
Majelis Dikdasmen juga memaparkan perkembangan sekolah-sekolah Muhammadiyah lain di Kota Denpasar yang terus mengalami peningkatan sarana dan prasarana, termasuk pembangunan lantai tambahan dan perbaikan fasilitas. Target ke depan adalah seluruh sekolah Muhammadiyah, dari SD hingga SMK, dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada pagi hari secara penuh, tanpa sistem masuk siang.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen menegaskan bahwa pendidikan Muhammadiyah adalah tanggung jawab bersama antara sekolah, persyarikatan, dan orang tua. Sekolah Muhammadiyah tidak hanya hadir di tingkat lokal, tetapi telah berkembang secara nasional dan internasional, sehingga kualitas dan kepercayaan publik harus terus dijaga.
Terkait masa depan siswa SMK, beliau menegaskan bahwa lulusan SMK memiliki dua peluang besar: langsung bekerja dengan bekal keterampilan yang dimiliki, atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Anak SMK tetap memiliki kesempatan kuliah di berbagai perguruan tinggi, baik swasta maupun negeri, selama memenuhi persyaratan.
Program-program SMK Muhammadiyah ke depan dirancang untuk membekali siswa agar siap kerja sekaligus siap kuliah. Salah satu penekanan penting adalah pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama kurang lebih enam bulan. Siswa diingatkan untuk menjaga nama baik almamater Muhammadiyah dengan menunjukkan sikap, etos kerja, dan prestasi terbaik di tempat PKL, karena tidak sedikit siswa yang langsung ditawari pekerjaan setelah lulus.
Di akhir sambutan, Ketua Majelis Dikdasmen mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan dukungan dan kerja sama demi mengantarkan putra-putri menjadi generasi yang unggul, mandiri, dan berakhlak. Doa dan harapan disampaikan agar seluruh siswa SMK Muhammadiyah senantiasa sehat, sukses, dan mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa. (RAYD)



