Sambutan Rektor STIKOM Bali: Membangun Masa Depan Melalui Pendidikan & Kesempatan Global
Sambutan
Rektor STIKOM Bali: Membangun Masa Depan Melalui Pendidikan & Kesempatan
Global
Denpasar,
13 Maret 2025 – Dalam acara Pelatihan Leadership dan Kajian Ulumul Qur’an yang
diselenggarakan oleh CIDES ICMI Orwil Bali di STIKOM Bali, Rektor STIKOM, Dr.
Dadang Hermawan, menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya pendidikan
dalam membangun masa depan bangsa.
Bersyukur
atas Rahmat-Nya, Berjuang untuk Kemajuan
Mengawali
sambutannya, Dr. Dadang mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur
atas nikmat dan rahmat Allah SWT. Meskipun tantangan dalam dunia pendidikan
masih besar, dengan semangat yang kuat, bangsa ini bisa terus maju.
"Kita
harus menyadari bahwa tingkat pendidikan di Indonesia masih tertinggal
dibandingkan dengan negara-negara maju. Angka partisipasi pendidikan tinggi
kita masih di kisaran 35-40 persen. Namun, ini bukan alasan untuk menyerah.
Justru ini adalah peluang bagi kita untuk bekerja lebih keras dan menciptakan
perubahan," ujarnya.
STIKOM:
Pilar Pendidikan Teknologi dengan Beragam Kesempatan
Sebagai
institusi pendidikan berbasis teknologi, STIKOM Bali hadir bagaikan industri
otomotif yang memiliki berbagai kelas kendaraan.
Ada
kelas premium seperti Toyota Alphard dan Camry, yang diibaratkan sebagai
program-program unggulan dengan fasilitas terbaik dan kualitas pendidikan yang
tinggi.
Ada
juga kelas reguler, seperti Vios, yang tetap memiliki standar tinggi tetapi
lebih terjangkau.
Untuk
kelas ekonomi, seperti Avanza dan Ayla, STIKOM memberikan kesempatan bagi
mahasiswa berprestasi dengan keterbatasan finansial untuk tetap bisa mengenyam
pendidikan berkualitas.
Program
Kartu Indonesia Pintar (KIP) di STIKOM memberikan subsidi pendidikan untuk 40
hingga 50 mahasiswa setiap tahunnya. Selain itu, STIKOM juga memiliki program
beasiswa dari yayasan yang bervariasi antara 25% hingga 100%.
Peluang
Studi Sambil Bekerja di Luar Negeri
Salah
satu terobosan STIKOM adalah program kuliah sambil magang di luar negeri.
Mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman internasional sembari membiayai kuliahnya
sendiri.
Biaya
komitmen hanya Rp 5 juta, dengan pendaftaran Rp 300 ribu.
Mahasiswa
bisa bekerja dan kuliah di luar negeri, mendapatkan keterampilan global, dan
memiliki peluang karier lebih luas.
Program
ini bekerja sama dengan KPK Dharma, yang telah menyalurkan 700 tenaga kerja ke
luar negeri, dengan 125 di antaranya tetap melanjutkan kuliah sambil bekerja.
STIKOM:
Menyiapkan Masa Depan, Memberikan Harapan
Dr.
Dadang menegaskan bahwa STIKOM telah menyiapkan berbagai skema pendidikan dan
karier untuk masyarakat. Tidak ada alasan untuk tidak menempuh pendidikan
tinggi, karena kesempatan selalu ada bagi mereka yang berusaha.
"Pendidikan adalah tiket menuju masa depan yang lebih baik. Kami di STIKOM telah menyediakan berbagai jalur agar masyarakat bisa meraih manfaatnya. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang ini," pesannya.
Menutup
sambutannya, Dr. Dadang mengajak semua pihak untuk terus berkontribusi dalam dunia
pendidikan, membangun bangsa melalui ilmu dan teknologi, serta menjadikan
kepemimpinan sebagai bagian dari perjuangan.
"Mari bersama-sama menciptakan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan moral yang kuat. Inilah yang akan membawa bangsa kita menuju kemajuan yang sesungguhnya."
STIKOM Bali | 13 Maret 2025 (RAen Alit)



