Detail Artikel

Simfoni Akhir Perjalanan: Wisuda Ke-3 ISTNUBA Menorehkan Sejarah Baru di Bali

Simfoni Akhir Perjalanan: Wisuda Ke-3 ISTNUBA Menorehkan Sejarah Baru di Bali

Denpasar, Bali — 7 Februari 2026

Di sebuah pagi yang cerah namun syahdu, kampus Institut Sains dan Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ISTNUBA) kembali menggema oleh tepuk tangan dan haru — saat jenjang akhir sebuah perjalanan akademik dirayakan dengan khidmat dan penuh makna. Wisuda Ke-3 ISTNUBA yang dilangsungkan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bukan sekadar seremoni gelar; ia adalah simfoni perjalanan ilmu, asa, dan pengabdian yang dipentaskan di hadapan keluarga, dosen, dan seluruh civitas akademika.

Prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-3 Program Sarjana ISTNUBA berlangsung bak ritual sunyi yang dipenuhi kebanggan. Para wisudawan dan wisudawati, dalam balutan toga hitam berbalut harapan, melangkah satu per satu menghampiri panggung kehormatan — menjemput gelar yang dipahat oleh pengorbanan malam tanpa lelap dan detik-detik tanpa henti menelaah ilmu.

Setiap langkah kaki di aula Sunset Hotel Bali atau kampus ISTNUBA (lokasi tempat upacara diselenggarakan) bagai goresan tinta sejarah — menyiratkan dedikasi terhadap ilmu dan komitmen untuk bermanfaat bagi sesama. Rektor ISTNUBA dan jajaran senat akademik berdiri dengan bangga, menyaksikan generasi baru yang siap melangkah ke ranah publik, dunia kerja, dan masyarakat luas.

Pepatah lama mengatakan bahwa wisuda adalah akhir dan sekaligus awal. Di hari itu, setiap gelak tawa orang tua yang mencampur airmata, serta senyum haru para dosen yang menyaksikan buah didikannya bersemi, menegaskan makna itu: bahwa akhir yang ditandai kelulusan sejatinya adalah halaman pertama sebuah kisah panjang masa depan.

Di media sosial kampus, prosesi ini terekam dalam reel dan foto penuh ekspresi — wajah-wajah sarjana yang memegang ijazah dengan tegak, sorot mata yang meminang mimpi-mimpi besar, serta ucapan selamat yang mengalir tanpa henti dari keluarga dan komunitas kampus. Jejak digital ini menjadi saksi bahwa ISTNUBA tidak hanya mencetak lulusan; ia mentransmisikan warisan ilmu, karakter, dan harapan untuk masa depan Bali dan bangsa.

Dalam khidmat, para wisudawan kini bersiap melangkah. Dengan ilmu yang dibawa, mereka akan menyentuh ruang yang lebih luas: masyarakat, industri, dan berbagai panggung kehidupan yang belum terjamah. Sebab di balik setiap toga yang turun, tertanam tekad untuk berkontribusi — dalam harmoni keilmuan dan kemanusiaan.

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'