Tokoh SDM Nasional Hadiri Asia-Pacific HR Forum 2025 di Bali
Tokoh SDM Nasional Hadiri Asia-Pacific HR Forum 2025 di Bali
Meneguhkan Transformasi Sumber Daya Manusia dan Kepemimpinan Berkelanjutan
Bali, 27 Agustus 2025 – Bali kembali menjadi tuan rumah forum strategis bertaraf internasional. Asia-Pacific HR Forum ke-9 yang digelar di Nusa Dua Beach Hotel and Spa menghadirkan para praktisi, akademisi, dan eksekutif senior dari berbagai negara Asia Pasifik. Forum ini mengangkat tema “A Great HR Management System to Realize Business Sustainability”, menegaskan pentingnya manajemen sumber daya manusia yang bukan sekadar mendukung operasional bisnis, tetapi menjadi fondasi keberlanjutan organisasi.
Kiprah Organizer Profesional
Di balik suksesnya penyelenggaraan forum ini, hadir peran penting Lantip Kusheryuwono dari PT Inti Pesan. Dengan rekam jejak panjang dalam dunia pengembangan SDM, PT Inti Pesan dikenal sebagai salah satu organizer profesional di Indonesia yang konsisten menghadirkan forum-forum bertaraf nasional maupun internasional.
Tidak hanya berhenti pada peran profesional, Lantip Kusheryuwono juga dikenal sebagai anggota pendiri Lantip (Lansia Aktif Peduli Indonesia), sebuah wadah pengabdian sosial yang berfokus pada pemberdayaan generasi senior untuk tetap aktif, produktif, dan berkontribusi bagi bangsa. Perpaduan antara profesionalisme dan pengabdian sosial inilah yang membuat kehadirannya semakin bermakna dalam setiap ajang bergengsi.
Tokoh Nasional dalam Panggung Internasional
Atas undangan Lantip Kusheryuwono, hadir sejumlah tokoh nasional yang turut memperkaya diskursus forum ini. Mereka adalah L. Rully Soripada, L. Henk, L. Imam, L. Dewi, L. Nining, dan L. Hanna. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat, tidak hanya karena kiprah panjang dalam dunia manajemen dan kepemimpinan, tetapi juga sebagai representasi dari komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi dalam percaturan global.
Dalam suasana penuh keakraban namun tetap sarat gagasan strategis, para tokoh ini terlibat aktif dalam diskusi, menekankan pentingnya transformasi sumber daya manusia di tengah dinamika bisnis yang semakin kompleks.
Future-Ready Leader Development
Salah satu sesi utama forum ini adalah paparan mengenai Future-Ready Leader Development at Pelindo. Materi ini menegaskan bahwa membangun pemimpin masa depan tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui tiga pilar utama: exposure, learning & leadership, serta self-development.
Paparan tersebut memperlihatkan bahwa pemimpin masa depan harus siap menghadapi tantangan global dengan kemampuan adaptasi, keberanian mengambil keputusan, komunikasi yang efektif, serta komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Empati, integritas, dan visi jangka panjang kini menjadi kompetensi utama seorang pemimpin di era disrupsi.
Refleksi dan Inspirasi
Dalam forum, para tokoh undangan juga memberikan refleksi mendalam mengenai perjalanan panjang dunia HR di Indonesia. “SDM yang unggul tidak lagi bisa sekadar dipandang sebagai aset perusahaan. Mereka adalah mitra strategis organisasi dalam mengawal visi besar menuju keberlanjutan,” tegas salah seorang tokoh senior dengan penuh penekanan.
Pernyataan tersebut menggambarkan pergeseran paradigma penting: dari sekadar mengelola pegawai menuju membangun manusia sebagai penggerak utama pertumbuhan organisasi dan bangsa.
Simbol Sinergi Lintas Generasi
Kehadiran tokoh-tokoh nasional bersama generasi muda HR menampilkan potret sinergi lintas generasi yang nyata. Para pemimpin muda menyerap pengalaman dan kebijaksanaan para senior, sementara tokoh-tokoh berpengalaman memperlihatkan bahwa kepemimpinan sejati selalu relevan, meski zaman terus berubah.
Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya pemikir dan praktisi HR yang mampu tampil di panggung internasional, membawa perspektif kebangsaan sekaligus visi global.
Penutup
Dengan dukungan organisasi profesional dari PT Inti Pesan di bawah kepemimpinan Lantip Kusheryuwono, serta partisipasi tokoh-tokoh senior seperti L. Rully Soripada, L. Henk, L. Imam, L. Dewi, L. Nining, dan L. Hanna, Asia-Pacific HR Forum 2025 di Bali menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi SDM Indonesia.
Lebih dari sekadar forum, ajang ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi masa depan tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis, tetapi juga oleh kualitas manusia yang menggerakkannya.
Bali pun kembali menorehkan catatan sejarah, menjadi saksi ketika dunia HR meneguhkan tekad: membangun kepemimpinan, memperkuat kolaborasi, dan merajut masa depan dunia kerja yang lebih berdaya saing sekaligus lebih manusiawi.



