Detail Artikel

Tuan Rumah LANTIP Suaba: Kebersamaan adalah Kekuatan Utama dalam Merawat Lansia

Tuan Rumah LANTIP Suaba: Kebersamaan adalah Kekuatan Utama dalam Merawat Lansia

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tahun 2026, perwakilan LANTIP Suaba menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, tamu undangan, pengurus LANTIP dari berbagai kabupaten dan kota di Bali, tenaga kesehatan, sponsor, serta seluruh pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Mengawali sambutannya dengan salam lintas budaya dan lintas keyakinan, beliau mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesempatan berkumpul dalam suasana penuh persaudaraan dan semangat kebersamaan.

"Hari ini bukan sekadar pertemuan organisasi, tetapi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat rasa kepedulian, dan meneguhkan komitmen bersama dalam memuliakan para lanjut usia yang telah memberikan begitu banyak pengabdian bagi keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa lansia merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial yang harus terus mendapatkan perhatian, penghormatan, dan kesempatan untuk tetap berperan aktif di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengalaman hidup yang dimiliki para lansia merupakan sumber pembelajaran yang tidak ternilai bagi generasi yang lebih muda. Karena itu, membangun lingkungan yang ramah lansia bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Kita tidak hanya berbicara tentang usia, tetapi tentang perjalanan hidup, pengabdian, dan kebijaksanaan yang telah diwariskan kepada generasi berikutnya. Menghormati lansia berarti menghormati sejarah dan nilai-nilai kehidupan yang telah membentuk masyarakat kita hari ini," katanya.

Beliau juga mengapresiasi kehadiran sekitar 200 peserta Lantipers dari seluruh Bali yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para peserta dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Hari Lanjut Usia Nasional juga diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai program kesehatan, edukasi, sosial, dan pemberdayaan yang diselenggarakan selama kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan penghargaan kepada panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan acara, para tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada peserta, para sponsor yang mendukung kegiatan, serta seluruh relawan yang telah berkontribusi demi suksesnya acara.

"Kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang kita miliki. Ketika masyarakat, organisasi, pemerintah, dan dunia usaha berjalan bersama, maka akan semakin banyak manfaat yang dapat kita hadirkan bagi para lansia," ungkapnya.

Menutup sambutannya, beliau berharap agar semangat yang terbangun dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2026 tidak berhenti pada satu hari kegiatan, tetapi terus menjadi inspirasi untuk menghadirkan program-program yang berpihak kepada kesejahteraan lansia.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa setiap orang pada akhirnya akan memasuki usia lanjut. Apa yang kita berikan kepada para lansia hari ini adalah cerminan dari masyarakat yang ingin kita bangun untuk masa depan," pungkasnya.

Sambutan tersebut mendapat apresiasi dari para peserta dan menjadi salah satu penegas pesan utama kegiatan, yakni membangun masyarakat yang lebih peduli, lebih inklusif, dan lebih menghargai martabat para lanjut usia sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan bangsa.

  (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'