Detail Artikel

Wamen Dikdasmen Sambangi SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Tegaskan Guru Kunci Transformasi Pendidikan Nasional

 

Wamen Dikdasmen Sambangi SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Tegaskan Guru Kunci Transformasi Pendidikan Nasional

 

**DENPASAR —** Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, **Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.**, ke SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Bali, Kamis (4/6/2026), menjadi momentum penting bagi penguatan pendidikan Muhammadiyah sekaligus penegasan arah kebijakan pendidikan nasional yang berpusat pada peningkatan kualitas guru.

 

Kedatangan Wamen disambut meriah oleh keluarga besar Muhammadiyah Bali. Sejak memasuki kawasan sekolah yang berlokasi di Jalan Resimuka, Perumnas Monang Maning, Denpasar Barat, rombongan Wakil Menteri disambut atraksi drumband siswa-siswi SD Muhammadiyah 3 Denpasar yang tampil penuh semangat dan disiplin.

 

Dentuman drum yang berpadu dengan langkah-langkah tegap para siswa menghadirkan suasana hangat dan membanggakan. Penampilan tersebut menjadi simbol tumbuhnya budaya mutu dan pendidikan karakter yang selama ini dikembangkan sekolah Muhammadiyah.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.30 WITA hingga menjelang Maghrib itu merupakan bagian dari rangkaian  Rapat Koordinasi Wilayah Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali Tahun 2026

 

Turut hadir Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali, Ir. H. Husnul Fahmi, jajaran Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bali, pimpinan daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Bali, unsur Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Bahasa Provinsi Bali, Dinas Pendidikan Kota Denpasar, kepala sekolah, serta guru-guru Muhammadiyah dari berbagai kabupaten dan kota di Bali.

 

Dalam suasana penuh keakraban, Wamen berdialog langsung dengan para guru Muhammadiyah mengenai berbagai isu strategis pendidikan nasional, mulai dari peningkatan kompetensi guru, Pendidikan Profesi Guru (PPG), kesejahteraan tenaga pendidik, hingga penguatan sekolah swasta sebagai mitra negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

"Sekolah-sekolah Muhammadiyah harus terus berorientasi pada mutu. Kunci utama peningkatan mutu pendidikan adalah guru,"** tegas Fajar Riza Ul Haq di hadapan ratusan peserta yang memenuhi aula kegiatan.

 

Menurutnya, transformasi pendidikan nasional tidak akan berhasil tanpa menghadirkan guru yang profesional, kompeten, dan sejahtera. Karena itu pemerintah terus melakukan berbagai langkah reformasi kebijakan untuk memperkuat posisi guru, baik yang berstatus ASN maupun non-ASN.

 

Wamen juga menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Bali, khususnya SD Muhammadiyah 3 Denpasar yang saat ini berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan dengan jumlah peserta didik yang terus meningkat.

 

Ia menilai keberhasilan sekolah Muhammadiyah menunjukkan bahwa lembaga pendidikan yang dibangun oleh masyarakat mampu menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional.

 

**"Tantangan terbesar bukan hanya menjadi sekolah yang baik, tetapi bagaimana menjaga konsistensi mutu agar tetap menjadi pilihan masyarakat dari waktu ke waktu,"** ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua PWM Bali, Husnul Fahmi, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Bali.

 

Menurutnya, kehadiran Wakil Menteri menjadi bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi para guru dan pengelola sekolah Muhammadiyah yang selama ini berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

 

"Kami berharap sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah terus diperkuat demi melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan akhlak mulia," katanya.

 

Menjelang Maghrib, rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.

 

Namun lebih dari sekadar kunjungan kerja, pertemuan tersebut meninggalkan pesan yang kuat bagi dunia pendidikan: **masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas guru, dan penguatan guru harus menjadi agenda bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan.**

 

Dari halaman SD Muhammadiyah 3 Denpasar sore itu, semangat tersebut terasa nyata. Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, pendidikan tetap menjadi jalan utama membangun peradaban bangsa.

 

 

Baca Juga

2. *Husnul Fahmi: Muhammadiyah Bali Siap Perluas Akses Pendidikan, Butuh Dukungan Pengembangan Sekolah.*

 

3. *Wamen: Guru Swasta Tidak Boleh Lagi Merasa Dianaktirikan.*

 

4. *Drumband SD Muhammadiyah 3 Denpasar Curi Perhatian Wamen Dikdasmen.*

 

  (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'