Detail Artikel

Wisuda XXXVIII Jaya Wisata: Menyiapkan Generasi Pariwisata yang Siap Bersaing di Panggung Dunia

BERITA UTAMA

Wisuda XXXVIII Jaya Wisata: Menyiapkan Generasi Pariwisata yang Siap Bersaing di Panggung Dunia

Denpasar – SuaraUmat.id

Di tengah geliat industri pariwisata yang terus bangkit pascapandemi dan memasuki era transformasi digital, kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten menjadi semakin mendesak. Dalam konteks itulah, Jaya Wisata International Hotel School (JWIHS) kembali menggelar Wisuda ke-XXXVIII di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (3/7/2026), sebagai penanda lahirnya generasi baru insan pariwisata Indonesia.

Wisuda bukan sekadar prosesi akademik. Ia merupakan titik temu antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri perhotelan, restoran, kapal pesiar, dan sektor jasa yang terus berkembang di tingkat nasional maupun internasional.

Pemilihan Bali Nusa Dua Convention Center sebagai lokasi pelaksanaan memiliki makna simbolik tersendiri. Kawasan yang selama ini menjadi pusat berbagai konferensi internasional itu kini menjadi saksi lahirnya lulusan-lulusan yang dipersiapkan untuk memasuki pasar kerja global.

Prosesi wisuda dirancang tidak hanya menampilkan seremoni formal, tetapi juga sarat nilai budaya dan penghormatan kepada keluarga. Acara diawali dengan Tari Sekar Jepun sebagai simbol penyambutan, dilanjutkan upacara syukur kepada orang tua, sebuah pesan bahwa keberhasilan pendidikan tidak pernah berdiri sendiri, melainkan lahir dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga.

Momentum wisuda juga diisi dengan pembacaan Surat Keputusan kelulusan, penyerahan sertifikat, pengucapan janji wisudawan, pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi, hingga sambutan Direktur JWIHS yang menegaskan komitmen kampus dalam menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan industri.

Di tengah perubahan lanskap pariwisata dunia—mulai dari digitalisasi layanan, perubahan perilaku wisatawan, hingga tuntutan standar pelayanan internasional—kehadiran lembaga pendidikan vokasi menjadi semakin strategis.

Lulusan tidak cukup hanya memiliki ijazah.

Mereka dituntut menguasai keterampilan teknis, etika profesi, kemampuan komunikasi lintas budaya, literasi digital, hingga kemampuan beradaptasi dengan perubahan.

Wisuda ke-XXXVIII JWIHS menjadi pengingat bahwa investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan hotel dan destinasi wisata, melainkan pembangunan manusia yang akan mengelola seluruh potensi tersebut.

Karena pada akhirnya, kemajuan pariwisata Indonesia akan selalu ditentukan oleh kualitas manusianya.

Bukan Sekadar Wisuda, Tetapi Perjalanan Menjadi Manusia yang Siap Melayani Dunia

Tidak semua panggung dipenuhi kemewahan.

Ada panggung yang dipenuhi doa.

Ada panggung yang dipenuhi air mata.

Dan ada panggung yang dipenuhi harapan.

Begitulah suasana Wisuda XXXVIII Jaya Wisata International Hotel School (JWIHS) yang berlangsung di Tanjung Benoa Hall, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat, 3 Juli 2026.

Di ruangan itu, 27 lulusan tidak hanya mengenakan toga.

Mereka mengenakan hasil perjuangan.

Di balik setiap senyum tersimpan malam-malam panjang menyelesaikan tugas.

Di balik setiap langkah menuju panggung tersimpan pengorbanan orang tua yang mungkin tidak pernah diceritakan.

Dan di balik setiap ijazah terdapat satu harapan besar:

menjadi insan hospitality yang bukan hanya terampil, tetapi juga berkarakter.

Tema wisuda tahun ini,

"Dream Achieved, Future Awaits"

tidak sekadar menjadi slogan.

Ia menjadi doa.

Impian telah berhasil diraih.

Namun masa depan yang jauh lebih besar sedang menunggu.

  (RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'